Target PDAM Indramayu; 60 Persen Penduduk Jadi Pelanggan

227
OPTIMIS : Dirut PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, H Tatang Sutardi S Sos Msi bersama Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah  belum lama ini. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu siap mengejar target pelanggan sebanyak 60 persen dari seluruh warga Indramayu pada tahun 2018, sesuai dengan target yang dibebankan pemerintah pusat. Dirut PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, H Tatang Sutardi S Sos MSi mengatakan, untuk saat ini pihaknya baru mampu mengalirkan air kepada 47,85 persen rumah warga Kabupaten Indramayu. Ia berharap jumlah pelanggan akan terus bertambah, seiring perkembangan waktu.

“Saya optimis target 60 persen sambungan ke  rumah penduduk akan tercapai pada tahun 2018. Apalagi Bupati Indramayu sangat respon terhadap pembangunan di tubuh PDAM,” kata Tatang kepada Radar, kemarin.

Tatang mengatakan, pihaknya optimis akan mampu mencapai target tersebut. Pasalnya PDAM Indramayu selama ini banyak mendapatkan bantuan dana dari pusat dan banyak investasi yang masuk. Semua ini juga berkat dorongan dari Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah.Sebagai salah satu perusahaan milik daerah, PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu memang terus mengalami perkembangan pesat. Bahkan di saat ini PDAM Indramayu telah mampu melayani lebih dari 100.000 pelanggan. “Dengan jumlah pelanggan sebanyak ini, kita telah naik kelas menjadi PDAM besar,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, H Tatang Sutardi S Sos MSi.

Tatang menjelaskan, hingga tahun 2016 ini cakupan layanan PDAM Indramayu sudah mencapai 47,85 persen dari jumlah penduduk. Menurutnya, perkembangan yang cukup pesat ini juga berkat dukungan Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah. Menurutnya, berkat dukungan dan dorongan pemkab, selama tiga tahun PDAM berhasil mendapatkan bantuan fisik sebesar Rp110 miliar.

Kemudian melalui program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), pada tahun 2015  lalu berhasil terpasang 7.766 SL dengan anggaran sebesar Rp22 miliar. Sementara tahun ini program MBR senilai Rp 9 miliar untuk 3.000 pelanggan, dan tahun depan masih melalui program MBR direncanakan Rp6 miliar untuk 2.000 SL. “Jadi kami sangat optimis akan mencapai target 60 persen pelanggan pada tahun 2018,” tandas Tatang.(oet)

 

BAGIKAN