Turun Gunung, Kiai Muda Gembleng Kader Ansor Jawa Barat di Cirebon

PKL-ANSOR
FOKUS: Ratusan kader Ansor Jawa Barat fokus mengikuti pemaran pemateri Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) yang digelar di Pendopo Anti Galau Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Senin (11/2). Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon

CIREBON – Sejumlah kiai muda Gerakan Pemuda Ansor turun gunung. Mereka menggembleng kader Ansor di Jawa Barat dalam kegiatan Pelatihan Kepemiminan Lanjutan (PKL) yang berlangsung di Pendopo Anti Galau Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

“Kiai dan Habaib muda berkomitmen kuat untuk mendidik para kader menjaga Islam ahlussunnah wal jama’ah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Ruchman Basori, Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Bidang Kaderisasi, Senin (11/2).

Kepada 111 peserta PKL, Ruchman berpesan agar kader Ansor menjadi garda terdepan pengawal Islam Aswaja yang moderat, ulama dan NKRI. “Ghirah dan komitmen harus dilapisi dengan pengetahuan yang cukup dan idiologi keagamaan yang kuat,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal Ansor, Adung Abdul Rochman menambahkan, pengkaderan adalah jantungnya organisasi. Karena itu kaderisasi membutuhkan konsistensi dan komitmen yang tinggi.

“Ketua Umum Ansor Yaqut Cholil Qaumas telah berkomitmen secara serius agar pengkaderan harus jalan dalam situasi dan kondisi apa pun,” katanya.

“Kita beruntung mempunyai kyai dan habaib muda yang mempunya daya juang yang tinggi dan komitmen luar biasa mendampingi para kader di arena pengkaderan”, kata Adung.

Di antara kiai dan habaib muda yang turun dalam pelatihan level menengah itu adalah KH Ahmad Nadzif (Dewan Instruktur), KH M Luthfi Thomafi (Ketua PP Ansor), Aunlloh Ala Habib (Wasekjen), Habib Syarif Abu Bakar Cirebon.

Selain itu jajaran Pimpinan Pusat Ansor yang hadir adalah Adung Abdul Rochman (Sekjen PP Ansor), Nuruzzaman (Ka Densus 99 dan Korwil Ansor Jabar), Deni Ahmad Haidar (Ketua PW Ansor Jabar) dan Ruchman Basori (Ketua PP Bidang Kaderisasi).

KH Ahmad Nadzif yang sering di panggil Gus Nadzif mengatakan, khidmahnya di Ansor menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan. “Urusan mengader menjadi prioritas utama di banding aktivitas lainnya”, katanya.

Di tengah kesibukannya mengurus Pondok Pesantren dan Madrasah, Gus Nadzif dan para kiai muda yang lain berjibaku dan siap sedia dipanggil kapan pun untuk menyapa kader Ansor keliling nusantara.

PKL dilaksanakan pada 9-12 Februari 2019 di Pendopo Anti Galau milik Ketua Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Cirebon, Ujang Bastomi, yang berlokasi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. (dri)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya