Untag Prima Perhotelan Kembali Gelar Pawon 3, ASEAN Gastronomy Culinary Festival

627
KUNJUNGAN: Panitia Pawon 3, ASEAN Gastronomy Culinary Festival melakukan kunjungan ke Graha Pena Radar Cirebon. Foto: Rahman/radarcirebon.com

CIREBON – Manajemen Untag Prima Perhotelan Cirebon kembali menghelat festival kuliner sekala internasional. Event tahun ketiga ini bertajuk “Pawon 3, ASEAN Gastronomy Culinary Festival.”

Tahun sebelumnya, Manajemen Untag Perhotelan juga menggelar hal serupa bertajuk “Pawon 2016 ASEAN Culinary Festival.” Acara akan dilangsungkan selama tiga hari, 12-14 Mei mendatang.

Selama tiga hari itu, banyak event menarik. Panitia menyebutkan, ada Food Carving dan Miksing Drink, Jumat, 12 Mei.

Kemudian ada Tumpeng Display dan Band competition, Sabtu, 13 Mei. Lalu ada Band perform, Danc Perform, dan Live kooking, Minggu, 14 Mei.

Selain itu acara yang tidak kalah menariknya adalah Seminar Internasional tentang ASEAN Gastronomy Culinary, Sabtu 13 Mei. Empat chef profesional dan kesohor yang didatangkan dari dalam dan luar negeri menjadi pembicara.

Keempatnya adalah Chef Adrian Ishak (Indonesia), Chef Alexander Bloem (Indonesia), Chef Chamlong Pewthaisong (Thailand), dan Chef Megat Ahmad Kamal bin Abdul Rashid (Malaysia).

“Para pembicara akan membahas Gastronomy Molekula. Yaitu teknik memasak yang memadukan senyawa kimia dengan fisika,” kata Ketua Panitia, Rizki Diah Kusuma, saat berkunjung ke redaksi radarcirebon.com.

Menurut Rizki, menyajikan masakan ala gastronomy merupakan teknik baru yang di Cirebon belum ada. “Kota-kota lain juga belum ada. Kecuali beberapa kota besar seperti Jakarta,” sebut Rizki.

Uniknya, kata Rizki, teknik memasak dan penyajian ala gastronomy tanpa menggunakan api. Melainkan menggunakan liquid nitrogen. “Kalau penasaran dan pengin tahu banyak tentang gastronomy, datang saja ke seminar,” ucap Rizki.

Rizki menambahkan, gelaran ASEAN Gastronomi Culinery Festival bertujuan untuk mengedukasi sekaligus menginspirasi bagi masyarakat tentang gastronomy. Selain itu, mempopulerkan kuliner khas Cirebon ke kancah ASEAN.

Setiap peserta dikenakan biaya. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. “Semua acara diadakan di kampus Manajemen Untag Perhotelan,” tuksa Rizki.

Bagi yang berminat baik seminar maupun ikut kompetisi bisa menghubungi nomor ponsel panitia atas nama Restu: 089526558096. (hsn)