Usai Dilantik, Acep-Ridho Langsung Rakor Bersama Kepala SKPD

bupati-acep-pimpin-rakorRAKOR: Bupati Kuningan Acep Purnama (tengah) bersama wakilnya Ridho Suganda (kana) dan Sekda Yayan Yanuar, memimpin rakor perdana bersama SKPD, Rabu (5/12). Foto: Agus Panther/Radar Kuningan

KUNINGAN – Hari pertama pasca dilantik oleh gubernur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Acep Purnama dengan M Ridho Suganda mengadakan rapat koordinasi (rakor). Rakor perdana bersama sekretaris daerah (sekda), staf ahli, asisten setda, pimpinan SKPD, kepala bagian lingkup setda, serta para camat digelar di ruang rapat Linggarjati Setda Kuningan, Rabu (5/12).

Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan ungkapan syukurnya atas lancarnya pelaksanaan pelantikan bupati dan wakil bupati. Bupati menjelaskan, setiap proses pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai visi Kuningan Maju berbasis Desa tahun 2023.

“Sebelumnya saya mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT, di mana acara pelantikan kemarin berjalan dengan lancar. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga pelaksanaannya berjalan dengan lancar. Rakor pada hari ini kita laksanakan dalam rangka penyamaan persepsi mengenai visi Kuningan Maju berbasis Desa Tahun 2023, sehingga dapat kita implementasikan bersama-sama dan Kabupaten Kuningan benar-benar mewujudkan harapannya tersebut,” ungkapnya.

Sehingga dalam mewujudkan visi yang mengarah kepada basis desa, kata Acep, diharapkan desa-desa berkembang menjadi entitas pembangunan yang mapan (desa maju) dan penggerak pembangunan (pengembangan potensi lokal, penciptaan peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja).

“Di sini saya hadir bersama Pak Ridho sebagai Wakil Bupati, juga Pak Dian sebagai Sekda, di mana jiwa dan semangat mudanya sangat besar. Saya berharap dengan sosok muda Pak Wabup dan Pak Sekda kita semua dapat mencapai tujuan kita mewujudkan Kuningan yang Makmur, Agamis, dan Pinunjul berbasis Desa di Tahun 2023,” papar Bupati Acep di hadapan para kepala SKPD.

Jika melihat data sebelumnya, sambung Acep, pencapaian IPM Kabupaten Kuningan dalam kurun 5 tahun terakhir menunjukkan tingkat perkembangan yang meningkat. Begitu juga dengan angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan lainnya dalam indikator makro Kabupaten Kuningan menunjukkan peningkatan kearah yang positif.

“Nah ke depan untuk mencapai visi itu, dalam setiap diri kita hendaknya diisi pribadi yang Sajati (Santana, Basajan, Santika). Santana diartikan masyarakat Kuningan yang siap bekerja keras, egaliter, merakyat, cerdas, mengamalkan ilmu dan berbakti kepada bangsa dan negara. Basajan artinya masyarakat Kuningan yang memiliki pola hidup sederhana, low profile, rendah hati) dan Santika adalah masyarakat Kuningan yang sigap, cepat dan tepat dalam bertindak, responsif,” bebernya.

Dirinya berharap, visi tersebut dapat diimplementasikan bersama sesuai tupoksi masing-masing. “Bersama Pak Wabup dan Pak Sekda, saya optimis kita akan bersama-sama bekerja mewujudkan visi tersebut,” tandasnya.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda. “Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran pelantikan Bapak Bupati Acep Purnama dan saya selaku wakil bupati. Ini merupakan rapat pertama saya sebagai wakil bupati,” ucapnya.

Selaku wakil bupati, Ridho siap bekerja sama membantu bupati dalam melaksanakan tugasnya. “Saya berharap setiap SKPD dapat membantu kami dalam menjalankan dan mengendalikan roda pemerintahan, sehingga visi Kuningan Maju yang kita harapkan dapat terwujud. Saya juga berharap kekompakan terus berjalan,” harap Edo sapaan akrabnya.

Wabup Edo juga menaruh harapan besar terkait kemajuan di sektor pariwisata dan pertanian ke depan. “Dua bidang yang perlu dioptimalkan adalah pariwisata dan pertanian. Sebagaimana tadi Pak Bupati sampaikan, pembangunan penunjang sektor pariwisata akan segera dibangun seperti terminal wisata di Desa Paniis Kecamatan Pasawahan. Hal tersebut diharapkan akan memunculkan harapan bagi sektor-sektor lainnya seperti sektor ekonomi yang diharapkan akan meningkat,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kuningan Dian Rachmat Yanuar menambahkan, rapat koordinasi ini perlu dilakukan agar komunikasi lintas sektor di tiap SKPD dengan pimpinan daerah terjalin baik. “Mudah-mudahan kegiatan ini terus kita lakukan dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan di Kuningan. Koordinasi tiap SKPD harus dilakukan, sehingga dapat terjalin komunikasi yang baik,” katanya.

Kegiatan rakor itu, sambungnya, dimaksudkan untuk penyamaan persepsi terhadap visi Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) berbasis Desa Tahun 2023. Sehingga setiap tahapan pembangunan dapat diimplementasikan dengan baik oleh para kepala SKPD. (ags)