Walah, Jalan Desa Kejiwan Mirip Sawah, Tiga Tahun Belum Ada Perbaikan

Kabupaten Cirebon
Kondisi jalan di Blok Kali Asem, Desa Kedondong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon becek dan berlumpur. FOTO:ADE GUSTIANA / RADAR CIREBONKondisi jalan di Blok Kali Asem, Desa Kejiwan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon becek dan berlumpur.FOTO:ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON

CIREBON–Warga mengeluh ketika melintas melintas jalan di Blok Kali Asem, Desa Kejiwan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Kondisinya becek dan berlumpur. Sudah tiga tahun belum ada perbaikan. Pemerintah desa sudah mengusulkan perbaikan setiap tahunnya, namun tidak kunjung direalisasi.

Kuwu Desa Kejiwan Sumanta sering mendapat keluhan dari warga terkait kondisi jalan yang sudah tidak layak dilintasi itu. Menghadapi warga yang mengeluh, dia kerap menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Sudah saya usulkan dan sempat dijanjikan akan diperbaiki bulan November kemarin. Tapi karena bupatinya tertangkap KPK, sampai sekarang belum ada lagi kepastian kapan akan diperbaiki,” katanya.

Dirinya berharap, Pj Bupati Cirebon, Dicky Saromi segera meninjau langsung dan mengetahui keadaan sebenarnya. Sehingga, jalan segera diperbaiki. Jalan rusak dan berlumpur itu sekitar 2 kilometer. Selain sebagai akses utama warga, jalan tersebut kerap dilalui mobil-mobil proyek suatu perusahaan.

“Harapannya tentu segera diperbaiki agar warga kembali nyaman melintas. Terlebih, ketika hujan turun, kondisinya sangat berbahaya untuk dilewati karena licin dan berlumpur,” keluhnya.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor, Irwan, mengaku sangat miris melihat kondisijalan. Meski jalan relatif lengang, dirinya tidak dapat memacu kendaraan lebih dari 20 kilometer per jam. Dia juga mempertanyakan peran pemerintah dalam pemerataan pembangunan infratukstur yang selama ini telah dikerjakan.

“Lengah sedikit bahaya, bisa tergelincir. Seharusnya, pemerintah memiliki andil terhadap kondisi ini. Malah ini memang tanggung jawab pemerintah,” tutur Irwan.

Kondisi jalan itu juga sempat di-share beberapa akun media sosial Facebook. Salah satunya oleh pemilik akun Uly Al Hasany Marwah. Dirinya menjelaskan, jalan itu tidak ada bedanya dengan sawah. “Padahal ini jalan utama. Akses dari Bondan Indramayu ke Kedondong Susukan Cirebon,” tulisnya di laman Facebook.

Postingan itu dikirim pada tanggal 25 Desember 2018. Hingga berita ini ditulis, telah dibagikan sebanyak 118 kali. (ade)