Wanita tanpa Identitas Tewas Tersambar Kereta Taksaka

Insiden 24 jam
TEWAS-KAPetugas PT KAI dan pihak kepolisian mengevakuasi jenazah korban tertabrak kereta api 51 Taksaka di Desa Buntet, Kabupaten Cirebon.FOTO:PT KAI FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Jasad wanita yang diperkirakan berumur 50 tahun ditemukan tergeletak di samping rel KA di KM 230+7/8 masuk wilayah Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, setelah sebelumnya disambar kereta api 51 Taksaka sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (8/8).

Humas PT KAI Daop III Krisbiyantoro saat dihubungi Radar Cirebon menuturkan, korban berjenis kelamin perempuan, namun petugas kesulitan untuk mengungkap identitasnya karena pada tubuh korban tidak ditemukan identitas sehingga sampai saat ini jenazah korban masih berada di kamar mayat RSUD Gunung Jati.

“Informasi awal kami terima dari masinis KA 51 Taksaka, setelah itu kami menghubungi Polsek Astanajapura dan langsung meluncur ke TKP, untuk jenazah saat ini disemayamkan di kamar mayat RSUD Gunung Jati,” ujarnya.

Dijelaskan Kris, lokasi kejadian sendiri berada di lokasi yang jauh dari pemukiman sehingga tidak ada yang melihat langsung peristiwa kecelakaan. Namun menurutnya, seorang pencari rumput sempat melihat perempuan tersebut berjalan di jalur sebelum peristiwa kecelakaan tersebut. “Tidak ditemukan identitas di tubuh korban. Menurut sejumlah saksi perempuan tersebut sebelum ditemukan tewas, terlihat berjalan di jalur kereta seorang diri,” imbuhnya.

Pihaknya pun menyarankan jika ada pihak-pihak yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri berjenis kelamin perempuan bisa mendatangi dan melihat langsung ke kamar mayat RSUD Gunung Jati. “Untuk penanganan kita koordinasi dengan pihak kepolisian,”ungkapnya. (dri)