Warga Cikalong Protes, Tak Bisa Nyoblos Pilkades

529
ANTRE: Warga Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kabupten Majalengka, antre cukup panjang untuk mencoblos calon kepala desa di lapangan bola, Sabtu (15/7). FOTO: ALMUARAS/ RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 62 desa di Kabupaten Majalengka berlangsung aman dan lancar. Bupati Majalengka, Sutrisno pun meninjau pelaksanaan pilkades di Desa Cibolerang, Kecamatan Jatiwangi dan Desa Weragati, Kecamatan Palasah.

Sementara pada pelaksanaan pilkades di Desa Cikalong, Kecamatan Sukahaji, diwarnai protes warga yang tidak bisa melakukan pemilihan. Penyebabnya, warga tidak mendapatkan surat panggilan.

Penuturan Eman, warga Perumahan BCA Desa Cikalong, panitia tidak memperbolehkan warga untuk mencoblos karena tidak membawa surat panggilan. Padahal mereka memiliki KTP desa setempat.

“Saya heran kalau di Pilkada dengan menunjukkan KTP warga bisa ikut mencoblos,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Majalengka, Rachmat Gunandar menjelaskan, sesuai perbub, warga yang tidak masuk ke DPT meskipun memiliki KTP desa setempat tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

Sementara itu, pilkades di Kecamatan Panyingkiran yang hanya digelar di Desa Karya Mukti berlangsung aman. Camat  Panyingkiran lilis Mulyaningsih membuka pelaksanaan pilkades yang diikuti dua calon yakni incumbent Muhiban dan penantangnya, Muhammad Bunyamin Khan. Ketua panitia Pilkades Karyamukti, Dede Ariana menyebutkan jumlah hak pilih mencapai 3.897 orang.

Pantauan Radar, pelaksanaan pilkades yang digelar di lapangan sepakbola mendapatkan respons yang cukup baik dari warga. Sejak pagi, antrean warga di tempat pencoblosan cukup panjang. Aparat kepolisan di bawah komando kapolsek  AKP Rohani dibantu anggota TNI, Satpol PP dan Linmas juga berjaga di lokasi pencoblosan. (ara)