Warga Waswas, Ada Asap di Pengeboran Minyak di Jatibarang

Warga Waswas, Ada Asap di Pengeboran Minyak di Jatibarang - Radar Cirebon

INDRAMAYU – Asap tebal keluar dari tempat pengeboran minyak milik Pertamina EP di Blok Jambangan, Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (10/7). Kondisi itu membuat warga yang tingagl di sekitar lokasi terkejut dan waswas.

Pasalnya, baru pertama kali ada kepulan asap di lokasi pengeboran minyak. Warga merasa khawatir jika kepulan asap itu dapat menyebabkan polusi udara bahkan berdampak pada kesehatan warga.

Atas kondisi itu, warga yang diwakilkan oleh beberapa LSm mendatangi lokasi sumur pengeboran minyak, Rabu (11/7). Mereka meminta kejelasan mengenai penyebab munculnya kepulan asap di lokasi pengeboran minyak itu.

Didit perwakilan LSM Hamas Jatibarang mengatakan kepulan asap yang muncul pada Selasa (10/7) cukup membuat warga merasa waswas. Sebagai perwakilan dari masyarakat Blok Jambangan, Didit meminta Pertamina EP bisa memperhatikan keselamatan dan kesehatan warga. Selama ini, kata dia, warga tekena dampak debu sehingga membuat warga harus memakai masker saat beraktivitas.

“Kami cuma minta Pertamina bisa memperhatikan keselamatan dan kesehatan warga sekitar saja. Atas nama warga, kami hanya ingin Pertamina bisa membagikan masker dan mengadakan pengobatan gratis bagi warga,” jelasnya.

Didit mengatakan sebagai warga, pihaknya juga mendukung program pemerintah. Termasuk di dalamnya pengembangan Pertamina. Namun, kata dia, yang harus diperhatikan adalah dampak lingkungan yang terjadi.

“Ya intinya kita mendukung program pemerintah tapi jangan sampai berdampak pada lingkungan terutama kesehatan warga sekitar,” ujarnya.

Sementara, Koordinatorr Health, Safety, Environment (HSE) Pertamina EP di lokasi pengeboran minyak, Chandradita mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan perwakilan masyarakat. Dijelaskan asap pekat yang sebelumnya mengepul dan membumbung tinggi adalah bagian dari tahapan uji sumur untuk mengetahui kandungan minyak yang ada di dalam bumi.

Dia pun meluruskan jika asap itu bukan asap karena ledakan. Pengerjaan uji sumur diakuinya sudah sesuai dengan standar pengerjaan, sesuai dengan jarak aman dan pengukuran. Dampak lingkungan pun sudah diperhitungkan.

“Mengenai keinginan masyarakat akan kita tamping dan sampaikan ke pihak humas Pertamina EP,” jelasnya. (oni)

Koran Radar Cirebon

Komentar Pembaca