Waspada, Gendam Incar Korban hingga Pelosok Desa

HIPNOTISIlustrasi.

KUNINGAN – Aksi pelaku gendam saat ini menyasar hingga pelosok desa. Seperti yang dialami Karnati warga Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan.

Karnati yang tinggal di daerah sepi, jauh dari lalu lalang kendaraan, tak luput dari aksi kejahatan gendam. Perhiasan emas seberat 30 gram yang melekat di tubuh Karnati ludes dibawa kabur pelaku yang diduga berjumlah tiga orang.

“Saat itu saya sedang duduk di teras depan rumah, tiba-tiba ada mobil oranye berhenti. Seorang laki-laki turun dari mobil tersebut menghampiri saya untuk menanyakan alamat seseorang. Sesaat kemudian pelaku mengeluarkan selembar tisu dan membawa saya ke mobil. Saya juga menuruti permintaan pelaku yang meminta semua perhiasan saya diserahkan. Saya baru sadar setelah pelaku pergi,” ujar Karnati saat memberikan laporan di Mapolsek Mandirancan.

Total perhiasan yang diserahkan kepada pelaku, kata Karnati, sekitar 30 gram terdiri dari kalung, gelang dan cincin. Apabila dirupiahkan, kerugian yang diderita Karnati mencapai Rp 15 juta.

Kapolsek Mandirancan AKP Setyo Aji membenarkan kejadian tersebut dan kasusnya tengah dalam penyelidikan anggotanya. Aji mengaku telah mendapati ciri-ciri kendaraan yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi tersebut dari hasil rekaman yang didapat dari salah satu rumah warga tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil pengecekan nomor polisi ternyata diketahui nomor tersebut palsu. Namun kami akan menelusuri keberadaan kelompok ini, semoga saja bisa secepatnya terungkap,” ungkap Aji.

Senada disampaikan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni yang memastikan kasus tersebut juga menjadi penanganan timnya dalam upaya pengungkapan. Atas kejadian tersebut, Syahroni mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati bisa menjaga diri dari incaran pelaku kriminal.

“Ini patut menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama, ternyata aksi kejahatan semacam hipnotis juga menjangkau pelosok desa. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang asing. Dan yang terpenting agar berhati-hati dalam menjaga diri dengan tidak memperlihatkan kemewahan saat di luar rumah, sehingga bisa menarik perhatian pelaku kejahatan,” imbau Kasat Reskrim. (fik)