Wow, KKP Sudah Tenggelamkan 327 Kapal Asing Pencuri Ikan

326
Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Sjarief Widjaja, saat melakuakan sambutan di acara Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan. Foto: Fazri/radarcirebon.com

CIREBON – Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) mencatat, sebanyak 327 kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia telah ditenggelamkan.

“Karena mencuri, maka kapal-kapal mereka ditenggelamkan,” kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Sjarief Widjaja, dalam sambutannya di acara Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kamis (12/10).

Menurut Sjarif, hal itu merupakan bentuk ketegasan yang dilakukan pemerintah demi memperjuangkan kedaulatan wilayah perairan. Selain itu, sambungnya, untuk mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Dikatakan Sjarif, pencurian ikan yang dilakukan kapal asing, menyebabkan stok ikan diperairan menjadi berkurang. Diketahui, kapal-kapal itu berukuran 200 hingga 300 GT.

“Kapal itu bisa menangkap ikan diperairan kita sampai 100 ton. Coba kita bandingkan dengan nelayan kita yang bisa menangkap cuma 20 sampai 50 kilogram,” kata Sjarif.

Sjarief menyebutkan, stok ikan Indonesia tahun ini mencapai 12,5 juta ton, dibandingkan pada tahun 2013 lalu stok ikan sekitar 6,5 juta ton. Artinya, dalam kurun waktu empat tahun, stok ikan mengalami peningkatan dua kali lipat.

“Saya ambil contoh, di teluk Ambon, tepat dibelakang salahsatu hotel di sana, kita bisa mancing. Dalam satu jam kita bisa dapat kakap merah sekitar 4 kg. Itu artinya restocking ikan sudah terjadi luar biasa,” terang Sjarief. (fazri)