1.798 Pelanggaran Terjaring Operasi Patuh di Kuningan

Ilustrasi

KUNINGAN–Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan berhasil menindak 1.798 pelanggaran dalam giat Operasi Patuh Lodaya yang digelar selama dua pekan kemarin.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Sopyan Efendi mengungkapkan, dari jumlah pelanggaran sebanyak itu ada 1.093 pelanggaran terpaksa diberi tindakan tegas berupa tilang, sedangkan sisanya 705 pelanggar hanya diberi teguran. Tak sedikit pula petugas harus mengamankan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat ke Mapolres Kuningan.

“Salah satunya yang kita amankan pada hari pertama, yaitu kendaraan roda empat jenis Yaris yang ternyata pengemudinya tidak bisa menunjukkan STNK, bahkan dari hasil pemeriksaan petugas ditemukan puluhan kunci palsu dan letter T. Atas hal tersebut pengemudi dan seorang temannya kami serahkan ke penyidik Sat Reskrim untuk ditindaklanjuti,” ungkap Sopyan didampingi KBO Lantas Iptu Sutarja.

Giat Operasi Patuh Lodaya yang digelar sejak tanggal 29 Agustus hingga 11 September, kata Sopyan, pihaknya secara rutin melakukan operasi baik dengan melakukan razia di jalan raya dan juga sistem hunting. Giat operasi, lanjutnya, dilakukan hampir setiap hari dengan titik lokasi dan waktu yang acak dengan mempertimbangkan kerawanan pelanggaran lalu lintas.

Hasilnya, Sopyan menyebutkan, dari delapan target penindakan pelanggaran lalu lintas diperoleh 287 pelanggar tidak mengenakan helm, 268 karena pengemudi di bawah umur,  67 melawan arus, satu karena menggunakan alkohol atau narkoba, 213 karena tidak dilengkapi surat-surat, 128 menggunakan handphone, 121 karena tidak mengenakan sabuk keselamatan dan delapan karena kendaraan menggunakan rotator atau strobo.

“Dominasi pelanggaran tertinggi karena tidak mengenakan helm SNI, pengemudi di bawah umur dan tidak dilengkapi surat-surat. Sebagian besar para pelanggar tersebut kami beri tindakan tegas berupa tilang, sedangkan yang masih terbilang ringan seperti mengenakan helm namun tidak dikancing, kita beri teguran saja,” ujarnya.

Sopyan mengatakan, dari kegiatan operasi patuh ini bukan semata-mata dalam rangka mencari para pelanggar lalu lintas namun lebih pada meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti penting tertib berlalu lintas. Dengan masyarakat semakin tertib dan mematuhi segala aturan berlalu lintas, maka bisa dipastikan dampak positifnya angka kecelakaan di jalan bisa semakin ditekan. (fik)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait