1 Maung Anom vs PS Gunungjati 2, Runner-up Putaran Pertama

Kesebelasan PS Gunungjati (PSGJ) Kabupaten Cirebon. FOTO:IST/RADAR CIREBON
Kesebelasan PS Gunungjati (PSGJ) Kabupaten Cirebon.FOTO:IST/RADAR CIREBON

BANDUNG–Ma’ruf langsung moncer. Kembali diturunkan usai terkena sanksi larangan bertanding akibat akumulasi dua kartu kuning, gelandang PS Gunungjati (PSGJ) Kabupaten Cirebon itu langsung mencetak gol pada laga tandang melawan Maung Anom di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Minggu sore (15/9).

Ma’ruf membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak gol penyeimbang di menit ke-43. Itu setelah PS Gunungjati tertinggal lebih dulu lewat gol penyerang Maung Anom, Zihad Azhar Hakim di menit ke-41. Skor 1-1 menandai berakhirnya babak pertama.

Di babak kedua, Laskar Wali Bangkit –julukan PS Gunungjati– memastikan kemenangan lewat satu gol tambahan yang dicetak Abdur Rohman di menit ke-50. Sementara tuan rumah, yang masih menghuni dasar klasemen Grup A Seri 1 Liga-3 Jawa Barat 2019, gagal menyamakan kedudukan hingga akhir laga. “Kami datang ke Bandung dengan satu tujuan. Merebut tiga poin dari tuan rumah Maung Anom,” ujar pelatih PS Gunungjati, Muhammad Nakula Jaya kepada Radar Cirebon.

Kemenangan itu mendongkrak posisi PS Gunungjati di papan klasemen. Dengan tambahan tiga poin, Abdul Jabbar dan kawan-kawan berhasil menggusur Perses Sumedang dari peringkat dua klasemen sementara Grup A. Dengan demikian, setidaknya satu target Nakula dapat dicapai. Meski gagal mengumpulkan 15 poin di putaran pertama, namun berhasil finis di peringkat dua klasemen sementara. Saat ini, PS Gunungjati mengoleksi 13 poin. Menguntit Persitas Tasikmalaya yang kokoh di puncak klasemen dengan total 18 poin.

Nakula pun bisa sedikit bernapas lega. Sepekan ke depan, dia punya waktu untuk semakin mematangkan skuad utamanya. Para pemain mendapat cukup waktu untuk recovery sebelum memulai putaran kedua. “Selama jeda kita tetap perlu latihan ringan untuk memaksimal kerja sama tim,” katanya.

Pada matchday pertama putaran kedua nanti, mereka langsung menghadapi duel yang cukup berat. Yaitu, kembali melakoni Derby Cirebon di Stadion Utama Bima pada 22 September mendatang. Kali ini, PSIT yang akan bertindak sebagai tuan rumah.

Pada pertemuan sebelumnya, PS Gunungjati menaklukkan PSIT dengan skor tipis 1-0. Namun demikian, Nakula enggan menganggap enteng pasukan Ujang Johanes. “PSIT masih punya peluang untuk comeback. Itu yang tidak kami inginkan. Jadi, kita harus maksimal saat memulai putaran kedua nanti,” pungkasnya. (ttr)     

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait