Selera Pasar

oleh -15 views
TUNIK. Pembeli melintas di antara manekin yang menggunakan busana tunik dan gamis di Butik Shafira Jl Tuparev, kemarin.

TUNIK. Pembeli melintas di antara manekin yang menggunakan busana tunik dan gamis di Butik Shafira Jl Tuparev, kemarin.

Perkembangan busana muslim kian menggembirakan. Model yang monoton dan relatif kurang dinamis kini sudah benar-benar tidak terlihat lagi dalam perkembangan desain busana muslim. Bahkan, untuk beberapa busana muslim, kini semakin akomodatif dan perubahan tren yang terbilang cepat pun mengimbangi selera pasar.

SANGAT akomodatif. Itulah kesan pertama ketika melihat busana muslim berjenis tunik yang mengakomodasi motif batik Bali, Solo, bahkan penggunaan bahan katun. Alhasil busana itu pun tidak mati gaya untuk dikenakan pada sejumlah momen resmi atau non formal sekalipun. Busana jenis ini bahkan menjadi rujukan untuk wanita karier.
“Sekarang pada hari tertentu perkantoran mewajibkan karyawannya menggunakan batik, dan busana-busana jenis ini mulai menjadi pilihan, baik untuk PNS (pegawai negeri sipil) ataupun karyawati swasta,” tutur Kepala Cabang Shafira, R Bacharudin Suriatmaja.
Tapi, kalau berbicara soal tren, saat ini yang sedang digandrungi justru busana berjenis long blues. Sepintas memang mirip dengan gamis, tapi kalau diperhatikan detil busana ini hanya 7/8 badan atau kira-kira panjangnya cuma sampai betis. Penggunaannya pun cukup sederhana, padu padannya nyambung dengan penggunaan leging.
Penggunaan bahan katun dan beberapa kerutan di bagian samping, mempercantik perempuan yang ingin tampil elegan. Pergerakan busana ini seolah satu arah dengan perkembangan tren kerudung. Motif-motif polos kerudung segi empat bisa berpadu apik, atau untuk yang suka dengan kerudung instant, jangan khawatir untuk tetap bisa tampil modis.
Pakem yang berlaku sekarang ini untuk kerudung instan adalah penggunaan payet yang minimalis. Tentu saja efek yang dihasilkan menjadi kerudung yang tampil dengan keserderhanaannya, tetapi tetap terlihat mewah dan elegan. “Trennya memang sedang seperti ini,” timpal Kasir Shafira, Susana Amelia.
Kalau diperhatikan sepintas, beberapa model long blues dan tunik memang seperti mengadopsi baju hamil. Penyebabnya adalah penggunaan kerutan atau yang diistilahkan dengan sebutan rumpel pada bagian sisi. Tapi, ini memang bukan baju hamil, tujuan penggunaan rumpel itu hanya untuk memperkaya variasi pada jenis baju tersebut.
Selain dua busana tersebut, masih ada satu lagi yang sedang ngetren, setidaknya menjelang awal Ramadan. Busana-busana berjenis two pieces sekarang ini juga sedang naik daun. Berbagai variasi pun kian menandaskan busana yang satu ini memang sedang didorong untuk menanti respon pasar.
Busana two pieces ini memang seolah terlihat seperti dua busana yang dikombinasikan. Padahal sebetulnya itu hanya satu pakaian yang diberi variasi seolah-olah pakaian rangkap. Uniknya variasi motif pun berlaku untuk busana yang satu ini. Motif encanting batik masih menjadi pilihan.
Soal warna, hijau dan warna-warna elegan masih mendominasi busana muslim yang satu ini. Kalau melihat jenis variasinya, sepertinya tren ini bakal bertahan lama, bahkan mungkin juga sampai Ramadan atau Idul Fitri mendatang. Meski demikian, Butik Shafira pun masih enggan membocorkan busana yang bakal diusungnya untuk meramaikan varian mode busana muslim pada Idul Fitri mendatang. “Baru minggu depan akan dibahas. Kemungkinan juga tren yang baru akan dirilis,” imbuh Kepala Cabang Butik Shafira, Bachrudin. (yuda sanjaya)