Dipakai Sebulan, TPI Kesenden Mangkrak

oleh -27 views

KEJAKSAN – Sebagai daerah yang berada di pesisir pantai utara Jawa, Kota Cirebon memiliki potensi kelautan yang cukup besar. Namun, hal tersebut ternyata tidak didukung dengan adanya fasilitas yang bisa menunjang keberadaan para nelayan, salahsatunya Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Sebab, saat ini salahsatu TPI yang dimiliki Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian di pesisir Kesenden, dibiarkan begitu saja tanpa dimanfaatkan dengan baik. Padahal, keberadaan TPI yang belum genap 4 bulan tersebut diharapkan bisa digunakan untuk pelelangan ikan bagi nelayan yang pulang melaut.
Salah nelayan di pesisir Kesenden, Rasta mengatakan, keberadaan TPI Kesenden hanya beroperasi satu bulan setelah secara resmi digunakan beberapa bulan lalu. “Setelah satu bulan beroperasi, hingga sekarang keberadaan TPI Kesenden tidak lagi digunakan untuk kegiatan pelelangan ikan bagi para nelayan,” kata dia kepada Radar, Minggu (25/7).
Akibat tidak beroperasinya TPI Kesenden, maka hasil tangkapan para nelayan terpaksa dijual kepada bakul. Karena dibeli oleh bakul, maka ikan-ikan tersebut dibeli dengan harga yang tidak terlalu tinggi. “Kami berharap pemerintah bisa menghidupkan kembali TPI Kesenden agar bisa meningkatkan pendapatan nelayan,” ungkap dia.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian Ir H Odi Suryadi S, menyatakan bahwa matinya TPI Kesenden karena ketidaktersediaan modal yang ada untuk membeli dari pemasarannya.
“Sebab nelayan minta uang tunai, sedangkan dari para bakul inginnya tidak tunai. Sehingga bagi bakul untuk membayar tunai duitnya dari mana,” ujar dia.
Namun demikian, bagi dia, yang terpenting dari keberadaan TPI Kesendan dijadikan tempat untuk pendaratan ikan, bukan hanya semata-mata untuk TPI. Sehingga nantinya para bakul bisa membeli ikan di TPI meski bukan melalui sistem pelelangan sebagaimana umumnya yang berlaku.
Ke depan, Odi berharap TPI Kesenden bisa kembali hidup seperti dulu sebagai tempat pelelangan ikan. Untuk itu, dia berharap bisa menggunakan dana bagi hasil cukai tembakau untuk dijadikan modal pembelian ikan.
“Selain itu, kami juga sedang mencari koperasi yang bagus untuk menangani TPI Kesenden. Sebab, selama ini relatif sulit untuk mencari koperasi yang kuat dan memiliki kinerja yang baik,” tukas dia. (mam)