Pipa Meledak, Cirebon Krisis Air

oleh -21 views
MENGANGA. Jalan Raya Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terbongkar karena kerasnya ledakan pipa PDAM, kemarin (1/8).

MENGANGA. Jalan Raya Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terbongkar karena kerasnya ledakan pipa PDAM, kemarin (1/8).

CIREBON – Sebuah pipa induk milik PDAM Kota Cirebon yang melintasi Jalan Raya Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon meledak, kemarin (1/8) sekitar pukul 12.00.
Pecahnya pipa induk milik PDAM Kota Cirebon yang ada ditanam sedalam 4 meter ini menimbulkan suara ledakan keras yang membuat warga sekitar kaget dan berhamburan keluar rumah.
Selain suara ledakan, secara bersamaan air menyembur keluar ke atas jalan aspal yang ikut pecah karena ledakan itu. Kondisi jalan Raya Sumber-Cipaniis menganga besar, dan aspalnya terkelupas.
“Waktu itu saya sedang di kebun dekat sini, saya mendengar ada suara keras. Saya kaget dan cari tahu asal suara itu. Pas saya lihat tenyata ada orang lagi lihat jalan raya Plangon yang berlubang dan keluar air. Ternyata suara keras itu dari pipa air yang meledak ini,,” jelas Tarma (50), kepada Radar.
Hal senada diungkapkan Ny Yati (46). Saat kejadian ledakan pipa induk PDAM, ia sedang di luar rumah tidak jauh dari tempat kejadian. Ia sangat kaget dengan suara ledakan itu.
Kejadian ledakan pipa induk PDAM itu, mengundang perhatian warga sekitar untuk datang berbondong-bondong melihat lubang pipa PDAM itu. Bahkan akibat lubang besar yang memakan setengah jalan, mobil tidak bisa lewat. Hanya sepeda motor, yang bisa lewat secara bergantian, karena jalurnya hampir seluruhnya rusak.
Menurut petugas keamanan PDAM, Hidayat, yang sedang mengatur jalur kendaraan di lokasi ledakan pipa PDAM,  kejadian pecahnya pipa PDAM ini sekitar pukul 12.00, “Kebetulan saat terjadi, saya tidak jauh dari tempat kejadian maka saya langsung ke lokasi,” jelas Hidayat.
Diakuinya, pipa induk PDAM Kota Cirebon ini pecah diduga akibat derasnya air kiriman yang mengalir ke pipa induk PDAM, sedangkan pos tampungan air PDAM Kota Cirebon yang ada di dekat Obyek Wisata Plangon, tidak mampu menampung aliran air itu, sehingga air menekan pipa induk dan terjadi ledakan.
“Yang saya tahu, pecahnya pipa ini, karena air kiriman dari Paniis terlalu banyak, sedangkan disini tidak bisa menampung, akhirnya air tertahan dan pipa meledak,” katanya.
Ketua Dewan Pengawas (DP) PDAM Kota Cirebon H Darumaka SIP mengatakan, akibat  meledaknya pipa PDAM, untuk sementara suplai air ke semua pelanggan yang ada Kota Cirebon terhenti.
Untuk itu, kata dia pihaknya meminta maaf kepada semua pelanggan PDAM. Ia bersama jajaran PDAM akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki, sehingga aliran air bisa kembali normal. “Kalau tiga hari diperbaiki, maka minimal satu minggu suplai air terhenti. Ini terjadi di semua pelanggan, kecuali mereka yang menggunakan pipa zaman Belanda,” tegasnya.
Ia mengaku tidak mengerti kenapa pipa ini sampai meledak. Dijelaskan, PDAM selama ini menggunakan tiga jenis pipa, yakni buatan tahun 1937 zaman Belanda, buatan tahun 1967 dan buatan tahun 1982. “Ini merupakan pipa yang paling besar dimiliki PDAM Kota Cirebon,” katanya.
Perwastek, Ir Hendra menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan dengan penggalian pipa. Kegiatan ini dibutuhkan satu hari, baru dilanjutkan perbaikan. “Saya tidak tahu kapan bisa selesai. Yang terpenting, semaksimal mungkin agar cepat selesai,” kata teknisi PDAM ini.
Ia menjelaskan, ledakan ini diakibatkan adanya doroangan air yang terlalu besar. Kerena di Cipaniis dilakukan penutupan pipa, over spedy pun ditutup juga. Akibatnya, tekanan besar dan akhirnya memicu ledakan yang cukup keras pipa yang ada di daerah Plangon, Sumber. (ugi/ras)

Komentar ditutup.