Sidak Tronton, Tim Gabungan Kecele

oleh -16 views
foto: dikhorir afnan SIDAK. Tim gabungan yang terdiri dari anggota komisi I dan komisi III serta Dishub melakukan sidak ke sejumlah titik ruas jalan yang rusak di kawasan Kramat, Bobos dan Pasar Minggu.

foto: dikhorir afnan SIDAK. Tim gabungan yang terdiri dari anggota komisi I dan komisi III serta Dishub melakukan sidak ke sejumlah titik ruas jalan yang rusak di kawasan Kramat, Bobos dan Pasar Minggu.

Hanya Amankan 1 Unit Truk
PALIMANAN – Anggota komisi I, komisi III, Dishub, dan Satpol PP terpaksa harus gigit jari saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan di sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.
Pasalnya, tim gabungan yang di ketuai H Satori hanya mendapati 1 truk tronton saja yang “tertangkap basah” melewati jalur Kramat, Bobos, dan Pasar Minggu tersebut.
Padahal di hari-hari biasa, jumlah truk tronton bermuatan lebih dari 10 ton itu bisa mencapai 41 unit. “Kami menduga informasi sidak ini bocor. Sebab kami tidak mendapati banyak truk-truk besar yang lewat ke sini. Padahal kalau hari-hari biasa jumlahnya mencapai puluhan mobil, “ kata H Satori kepada Radar, akhir pekan lalu.
Dalam sidak tersebut, tim gabungan juga mendapati beberapa rambu-rambu larangan truk tronton yang belum lengkap. Misalnya dalam rambu tersebut tidak diberi keterangan kapasitas muatan yang boleh dilalui.
“Rambu-rambunya cuma ada simbol truk yang diberi tanda coret. Belum ada tulisan kapasitas muatannya. Kami minta Dishub segera memperbaikinya, “ timpal Ketua Komisi I, Drs Sutadi.
Sementara itu, Kabid Lalin Dishub, Yogi Suprayogi mengaku pemasangan rambu lalu lintas belum semuanya terpenuhi. Untuk ruas jalan kabupaten saja, Dishub hanya mampu memasang sekitar 62 unit rambu setiap tahunnya.
Padahal idealnya, dalam setahun sedikitnya ada 100 unit rambu lalin yang terpasang. “Ada juga rambu-rambu yang dicabut oleh warga, “ ungkapnya. (dik)