Stafnya Pukul Mahasiswa Pendemo, Kasatpol PP Minta Maaf

oleh -2 views

KESAMBI-Aksi pemukulan yang dilakukan staf Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cirebon pada mahasiswa saat bentrok demo asongan kemarin (3/6) disayangkan oleh Kasatpol PP, Andi Armawan. Kamis (4/6), Andi Armawan menemui pihak mahasiswa yang tergabung dalam Fordisma, dan secara pribadi meminta maaf.

“Secara pribadi, saya meminta maaf atas kejadian kemarin, karena itu di luar prosedur. Instruksi saya hanya mengamankan kantor balai kota, dan tidak melakukan tindakan represif seperti ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawabannya, secara kelembagaan, kata Andi, pihak Satpol PP akan menanggung secara penuh biaya pengobatan korban. Diakui Andi, usai kejadian, pihaknya juga telah mengumpulkan staf, dan menyampaikan kekecewaan dirinya atas kejadian yang terjadi.
“Hal-hal yang seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Ini yang sangat saya sayangkan,” lanjutnya.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan berusaha mencari tahu pihak yang memukul demonstran.
“Jelas akan saya cari tahu dan ditindaklanjuti,” tuturnya.

Dalam demo pedagang asongan dan mahasiswa di gedung Balai Kota, kemarin(3/6), salah satu mahasiswa Untag, Amir mengalami kebocoran di kepala, lantaran dipukul oleh salah seorang petugas satpol PP. Akibat pukulan tersebut, Amir dilarikan ke RSUD Gunungjati dan mendapatkan 4 jahitan di kepalanya. (ayu/rcc)