Ano Minta Hindari Konflik di Pasar Balong

oleh -5 views

*Minta Investor dan PD Pasar

Komunikasi dengan Pedagang

 

CIREBON- Wali Kota Cirebon Drs Ano Sutrisno MM meminta pihak terkait, baik investor ataupun PD Pasar, untuk memperhatikan dan mengakomodasi keinginan pedagang Pasar Balong atau Balong Indah Plaza (BIP) terkait pengelolaan BIP ke depan. Hal itu mengingat pedagang yang berada di lantai 1 sudah menghuni BIP sejak lama.

“Pedagang harus dilibatkan dan diproteksi,” ujarnya, kemarin. Kecuali, kata dia, bila memang keinginan investor itu telah disetujui oleh para pedagang. Sehingga saat dilakukan penataan, tak akan ada konflik. “Kalau memang keinginan investor seperti itu dan pedagang tidak masalah, saya kira tidak apa-apa. Tapi kalau keberatan, ya jangan dipaksakan. Keinginan pedagang harus diakomodir. Hindari konflik,” tukasnya.

Minimalnya, kata Ano, PD Pasar melakukan koordinasi dan melibatkan pedagang eksisting yang sudah ada. Sehingga, langkah nanti yang diambil sudah tepat dan sesuai dengan keinginan semua pihak. “Itu kan adanya di bawah PD Pasar, jadi tolong koordinasikan dengan pedagang. Mereka harus dilibatkan,” ujarnya.

Terkait konsep, Ano menyarankan agar Pasar Balong atau Balong Indah Plaza tetap menjadi pasar sandang untuk Kota Cirebon. Mengingat, sebelum kontrak dengan Matahari habis, konsep Pasar Balong adalah mal yang juga fokus penjualannya adalah pakaian. “Jadi ya kalau bisa tetap seperti itu, entah diisi pakaian atau batik,” ujarnya.

Sebelumnya, pedagang yang berada di lantai satu tetap bersikukuh untuk berjualan dan menolak penataan pedagang oleh investor. Pasalnya, dikabarkan investor yang saat ini telah merapat ke PD Pasar, menghendaki adanya penataan ulang Pasar Balong termasuk penataan pedagang di lantai satu. (kmg)