Tabrakan Beruntun Jalur Puncak, 5 Tewas

oleh -7 views

Hendak Hadiri Pelatihan, Rombongan Aktivis HAM Ternyata Menjemput Maut

BOGOR – Jalur Puncak kembali menelan korban jiwa, kemarin. Kali ini, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jembatan Gadog, Kampung Pasir Angin, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Informasi yang dihimpun, awalnya sekitar pukul 01:30 truk jenis Hyundai bermuatan besi dengan nomor polisi B 9301 VQA yang dikemudikan Dede Wawan (42) bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi.
Saat di lokasi kejadian, laju truk tak dapat dikendalikan karena kondisi jalan yang menurun dan menikung. Akibatnya truk oleng ke kanan dan menyerempet bagian kanan mobil Toyota Avanza nomor polisi B 1506 XN yang datang dari arah berlawanan.
“Kejadian begitu cepat, sepertinya rem truk blong. Soalnya saat itu mesin mobil dalam kondisi dimatikan termasuk lampu tak menyala,” ungkap salah satu korban selamat di mobil Avanza, Dolli Sulistyo (30) kepada Radar Bogor (Radar Cirebon Group) kemarin.
Truk kemudian menabrak bagian depan kendaraan lain, yang berada di belakang Avanza yaitu Honda Jazz dengan nomor polisi BM 947 TR yang dikemudikan Guntur Silo Siregar.
Tak hanya itu, truk menabrak sepeda motor yang berada di belakang Jazz. Akibatnya, truk, Jazz dan sepeda motor menabrak warung klontong yang ada di sisi sebelah kanan jalan.
Akhirnya, ketiga kendaraan tersebut berhenti bertabrakan dengan posisi akhir truk, jazz dan sepeda motor menyangkut di besi pembatas jembatan.
Melihat peristiwa tersebut, warga sekitar berdatangan dan berusaha membantu mengevakuasi para korban. Evakuasi korban terutama Guntur yang juga atlet karate tersebut paling sulit sebab tubuhnya terjepit.
“Korban tewas tiga orang penumpang mobil Jazz, sopir truk dan pengendara sepeda motor. Sedangkan, dua orang penumpang Jazz lainnya luka-luka,” tutur Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo.
Nama-nama korban yang meninggal di antaranya, Guntur Silo Siregar (pengemudi Jazz), Riki (penumpang Jazz), Robby Sirait (penumpang Jazz). Korban tewas lainnya, Dede Wawan (42) sopir truk beralamat di Dusun Cimanggu RT 2/RW 10 Cisaga Ciamis, Jawa Barat dan Sohim (38) pe­ngendara motor asal Kam­pung Cidahu, Saminten Kedung­hejo, Pandeglang, Banten.
Sementara itu, korban luka be­rat Simon dan Poltak kedua­nya penumpang jazz. Selan­jutnya, seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi termasuk korban luka dan meninggal dunia.
Sekadar diketahui, para penumpang Honda Jazz sengaja ke puncak untuk menghadiri pelatihan hak asasi manusia sebagai anggota Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Jakarta. Namun tanpa diduga, beberapa di antara rombongan aktivis HAM tersebut, ternyata menjemput maut. (rp8/rp2)