Sumur Warga Mundu Mesigit Kering

oleh -4 views
DENY HAMDANI/ RADAR CIREBON ANGKUT AIR: Warga Desa Mundu Mesigit harus mengangkut air dari gudang pertanian, kemarin (7/9). Warga kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sumur yang ada mengering.

MUNDU – Warga Desa Mundu Mesigit sudah satu minggu kekurangan air bersih. Sumur-sumur pompa yang dimiliki warga kering dan tidak mengeluarkan air. Sementara tidak ada sambungan PDAM ke wilayah tersebut. Warga pun akhirnya kebingungan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Warga Mundu Mesigit Mangad mengatakan, sumur pompa di rumahnya sudah tidak mengeluarkan air. Sehingga dirinya harus mencari air ke berbagai tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Hari ini saya ambil air dari gudang padi kosong yang nggak berfungsi. Saya bawa pompa air dari rumah terus dipasang di sini untuk sedot air. Itu juga air sedikit-sedikit. Tapi ya nggak apa-apa dari pada saya nggak dapat air,”ujar Mangad.
Mangad mengatakan, kemarau tahun ini merupakan musim kemarau paling parah. “Baru sekarang ini sumur pompa kehabisan air. Dulu-dulu nggak seperti ini. Air tuh masih lancar walaupun musim kemarau,” ucap Mangad.
Warga lainnya Tuti mengatakan juga akhirnya mengambil air di gudang kosong. Air diambilnya untuk mandi dan memasak. “Ini bukan saya saja yang ambil air. Banyak warga lainnya juga, jadi antre,” ungkap Tuti.
Salah satu tokoh masyarakat Maman mengungkapkan, hampir sebagian besar rumah di Blok Kanri Desa Mundu Mesigit mengalami kekeringan sumur. “Air itu sekarang jadi barang langka. Bayangkan saja untuk mendapatkan air bersih satu ember, warga harus pergi jauh dan menggotong berbagai penampungan air,” ujarnya.
Kekeringan sumur warga ini diduga karena banyak petani yang menggunakan air tanah untuk mengairi sawah. Tahun ini pun menjadi tahun dengan kekeringan terparah. “Kami minta agar Pemkab bisa kirim bantuan air bersih,” ujar Maman. (den)