Kota Lama akan Kembali Ditata

oleh -7 views
IKON SEJARAH: Tampak depan Gedung Bank Indonesia di Jl Yos Sudarso. Disporbudpar Kota Cirebon akan menata ulang kawasan kota lama untuk mendukung daya tarik pariwisata. YUDA SANJAYA/RADAR CIREBO

Hidupkan Kenangan Masa Lampau di Jl Yos Sudarso

KESAMBI– Kawasan kota lama di sepanjang Jalan Yos Sudarso, bakal ditata kembali oleh pemerintah. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Cirebon, Drs H Dana Kartiman MPd menjelaskan, untuk menghidupkan kembali nilai-nilai seremonial tempo dulu, kawasan di sepanjang Jalan Yos Sudarso akan dikembalikan menjadi kota lama.

“Kawasan di sana kan pusat perniagaan zaman dulu, di sana ada ciri-ciri kota tua, ada pelabuhan sebagai pusat perdagangan antar pulau, ada bank, gudang-gudang, kantor pos dan lainnya. Citra ini kita akan kembalikan untuk melestarikan cagar budaya dan juga akan menjadi daya tarik wisata,” jelas Dana, kepada Radar, Kamis (26/11).

Dikatakan dia, penataan kota lama itu bukan hanya dilakukan penataan fisik. Akan tetapi juga unsur sosial masyarakat yang juga terbangun di sana. Kawasan kota lama sangat berdekatan dengan keraton, pemukiman pecinan lemahwungkuk, dan pemukiman arab panjunan.

“Di sana ada Taman Kebumen sebagai space kosong, kita akan jadikan titik pusat. Jadi ketika pengujung datang ke Cirebon, itu tidak hanya menikmati objek wisatanya tapi juga nilai-nilai sejarahnya,” terang mantan kepala Bapusipda Kota Cirebon itu.

Menurut Dana, dalam membangun kawasan kota lama pihaknya berharap bisa meningkatkan pariwisata di Kota Cirebon. Sebab selama ini sektor pariwisata dan kebudayaan cukup memberikan multiplayer efect terhadap pembangunan di Kota Cirebon.

“Secara PAD memang sektor pariwisata dan kebudayaan ini tidak memberikan kontribusi secara langsung, tapi kontribusinya ini besar ke depan, dengan bertambahnya pengujung ke Kota Cirebon,” jelasnya.

Kepala Seksi Bina Nilai Sejarah dan Kepurbakalaan, Sugiono SPd menambahkan, Tim Kota Pusaka sudah sepakat bahwa lapangan kebumen menjadi kawasan kota lama. Karena letaknya dekat dengan pelabuhan dan bangunan peninggalan kolonial. “Itu sudah ditetapkan kawasan pelabuhan menjadi kota lama. Tim sudah mengusulkan kepada Kementerian PU membuat penataan di situ,” ujarnya.

Pihaknya cukup optimis usulan itu diterima. Pasalanya selama ini pemerintah pusat dan provinsi sangat memperhatikan perkembangan wilayah Cirebon. “Perlahan Kota Cirebon ini sudah menjadi tempat pusat kegiatan nasional maupun provinsi, tinggal peran serta masyarakat untuk membangun kebudayaan dan pariwisata supaya bisa dirasakan oleh masyarakat langsung,” jelasnya. (jml)