Polisi Masih Kejar 10 Perampok BRI Ciamis

oleh -38 views
DIRAMPOK: Petugas Polres Ciamis bersenjata lengkap berjaga-jaga di Bank BRI Unit Cijantung, Kabupaten Ciamis, pasca perampokan, kemarin siang (8/4). FOTO: ISR/RADAR CIAMIS

CIAMIS – Para penjahat bersenjata api dan tajam merampok Bank BRI Unit Cijantung, Kabupaten Ciamis, kemarin siang (8/4). Saat yang lain bersiap Jumatan, mereka masuk ke dalam bank di Jalan Raya Ciamis-Banjar itu.

Lalu para pelaku menodong, menyekap nasabah, satpam dan para karyawan. Setelah itu kabur membawa uang tunai lebih dari Rp126 juta dan sebagian handphone milik para korban.

Dudung (45), seorang nasabah menceritakan, detik-detik menengangkan dalam hidupnya itu. Lebih dari pukul 11.00 WIB, dia berada di dalam bank untuk menyetor uang. Di dalam bank kala itu, kata dia, ada tiga nasabah dan lebih dari lima karyawan BRI.

Tiba-tiba, dia ditodong pria menggunakan senjata api. Dudung di suruh tiarap. Ternyata pria itu adalah orang yang datang tiba-tiba ke dalam bank bersama kelompoknya. Lalu, tangan dan kaki Dudung diikat. Mulutnya dilakban. Begitu juga satpam dan para karyawan BRI.

”Yang saya sempat ingat itu ada karyawan sembilan orang serta nasabah termasuk saya tiga orang disekap oleh 10 pelaku yang masuk ke dalam,” paparnya yang tampak ketakutan.

Dudung diikat di kursi. Tapi ada juga yang diikat di lantai. Mirip di film-film action, sepuluh perampok itu beraksi sambil menendang para korbannya. Namun, mereka, tampak sudah membagi peran. Ada yang mengikat nasabah dan para karyawan, ada juga yang mencari uang.

Bagaimana ciri-ciri perampok? Seingatnya beberapa pelaku memakai masker. Tapi ada juga yang tak memakai penutup mulut dan hidung itu. Mereka berbicara dengan logat dari luar Jawa.

Kapolres Ciamis AKBP Arif Rachman SIK mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap para perampok itu. Dia berjanji akan segera menangkap komplotan tersebut. ”Untuk kerugian dari informasi lebih dari seratus juta,” singkatnya kepada para wartawan.

Waka Polres Ciamis Kompol Irfan Nurmansyah menjelaskan, perampokan Bank BRI Unit Cijantung itu bermula saat menjelang Jumatan, bank itu kedatangan nasabah. Seorang pria, yang kemudian nanti diketahui sebagai perampok, masuk ke dalam bank tersebut. Dia pura-pura menjadi nasabah. Pria itu sempat ditolak, karena para pegawai pria akan menunaikan salat Jumat. Namun, saat berada di dalam ruangan, pria itu malah menodong senjata api.

Sontak pegawai di bagian teller dan CS berlarian ke arah belakang kantor. Tak sendirian, tiga temannya pria itu lalu datang dari arah depan kantor. Enam lagi datang dari belakang. Mereka lalu menodongkan senjata api (senpi) ke arah para pegawai. Selanjutnya pegawai diperintahkan tutup mulut dan tiarap.

Para pegawai dan nasabah lalu diikat dan mulut ditutup menggunakan lakban. Sedangkan satpam diborgol dan pukuli oleh dua pelaku lainnya. ”Semua kita ketahui para pelaku bagi-bagi tugas. Ada yang mengikat, membawa barang curian dan sebaginya,“ jelasnya.

Sebagian pelaku memasuki ruangan kepala bank unit untuk merusak jaringan CCTV. Sebagian pelaku lalu masuk ke ruangan teller untuk mengambil uang tunai. Sedangkan pelaku lainnya ada yang mencari posisi brankas dan menyekap para pegawai serta nasabah di ruangan belakang kantor bank. Namun pelaku tidak menemukan posisi brankas disimpan.

Mereka mengambil uang tunai sekitar Rp126 juta di meja teller dan satu unit handphone merek iPhone milik karyawan bank. Para perampok itu lalu keluar ruangan. Mereka kabur diduga menggunakan lima motor, berpencar. Polisi sampai tengah malam tadi masih memburu komplotan tersebut. ”Jadi kita lagi lidik dan pengembangan guna mengejar para pelaku,” paparnya.

Usai menerima informasi terjadi perampokan, polisi dari Polres Ciamis bersenjata lengkap memasang police line. Mereka pun mengamankan TKP. Yang lainnya, melakukan pengejaran sampai ke belakang perkampungan di belakang kantor BRI. Radar yang ikut dalam perburuan itu menyaksikan bahwa polisi menutup jalan kampung tersebut. Polisi juga bolak-balik di kawasan Kelurahan Kertasari Ciamis.

Pengepungan itu karena diduga salah satu pelaku yang diduga memakai sepeda motor Yamaha Vega R lari ke perkampungan tersebut. Meski belum menangkap komplotan itu, polisi menemukan hp iPhone milik karyawan Bank BRI. Smartphone itu ditemukan di sawah, tepatnya di Lingkungan Cibuntu, RT 03/ 11, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis. Hape itu diduga dibuang pelaku. (isr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *