Musrenbang Jabar Fokus Peningkatan Pertanian

oleh -3 views
Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat

BANDUNG – Singkronisasi dengan kepala daera seluruh Jawa Barat telah dilakukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2016 sebagai bentuk perencanaa dalam kelanjutan pembangunan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sebelum Musrenbang terlebih dahulu dilakukan penyesuaian secara marathon dengan para kepala Bapedda se Jabar. “Musrembang dilakukan secara virtual dengan bupati dan walikota se-Jabar, dilanjutkan bertemu langsung dengan Kepala Bapedda,” jelas Heryawan ketika ditemui usai acara Musrembang disalah satu hotel, kemarin (14/4).

Menurutnya, yang menjadi poin dalam Musrenbang kali ini perlu adanya payung hukum untuk meningkatkan produksi pertanian dikawasan utara sehingga dalam pembangunan irigasi dikawasan itu sejalan denga target out yang ditetapkan. Ia menyebutkan berdasarkan data 20 persen lahan pertanian ada di wilayah selatan Jabar dengan masa panen 2,8 kali, sedangkan di wilayah utara ada 80 persen, tetapi masa panennya 1,8 kali.

Nah, bila irigasi keseluruhan ini diperbaiki di wilayah Jabar bagian utara niscaya bisa 3 kali panen sehingga pada Musrembang ini sektor pertanian menjadi salah-satu poin perhatian,” ucap Heryawan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dalam Musrenbang ini berbagai usulan telah disampaikan ke pusat dan akan membawa rapat lanjutan ke arah pembahasan dnegan diperdalam lebih lanjut. Selain itu, pada Musrembang 2017, juga Pemprov akan menggenjot di bidang pendidikan terlebih kewenangan pengelolaan nanti akan menjadi hal provinsi. Untuk urusan Lingkungan pada 2017 nanti akan menjadi tahun pelaksaan dan pergerakan secara serentak untuk mengatasi masalah lingkungan khususnya sungai Citarum.

Disamping itu kesehatan dengan melakukan pemerataan peningkatan status rumah sakit untuk masyarakat  diberbagai daerah menjadi program prioritas lanjutan selain dengan pembangunan rumah sakit baru dan penambahan fasilitas RSUD menjadi type B. “Rumah sakit Jampang Kulon di Sukabumi, RSUD Pamengpeuk, Alihsan dan pembangunan Poned akan menjadi prioritas untuk penambahan sarana kesehatan bagi masyarakat,” pungkas Heryawan (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *