Nursidik-Desitya Mojang Jajaka Kuningan 2016

oleh -87 views
JUARA MOKA: Para pemenang Moka Kuningan tahun 2016 foto bersama Kadisparbud Kuningan Teddy Suminar MSi. FOTO: AGUS MUSTAWAN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN- Malam puncak pagelaran Mojang-Jajaka (Moka) 2016 selesai. Nursidik dan Desitya terpilih menjadi Moka Pinilih tahun 2016. Mereka berdua dikukuhkan sebagai mojang jajaka Kuningan pada grand final pasanggir Mokadi GOR Ewangga Kuningan pada Sabtu malam (27/8) lalu.

Mereka berhasil menyisihkan 28 peserta lainnya. Malam grand final yang dimulai jam 19.00 WIB itu dihadiri Bupati Kuningan H Acep Purnama MH, Ketua TP PKK Hj Ika Acep Purnama, forum komuniksi pimpinan daerah serta warga masyarakat Kuningan. Acara grand final makin semarak dengan hadirnya Moka Jabar, Majalengka, Ciamis, Banjar,  Indramayu, Kabupaten Cirebon, Abang None Jakarta, Banyumas, dan Bantul.

Nursidik dan Desitya tampak tidak bisa menahan haru usai dinobatkan sebagai pemenang Moka oleh dewan juri. Dewan juri terdiri dari tiga orang yakni juri 1 Evan Lysanda (Putri Indonesia Jawa Barat), Juri 2  adalah Armala (Jajaka  Kuningan) dan Juri 3  yaitu Eva Nirafifah Latip (praktisi).

Menurut Kadisparbud Kuningan Drs Teddy Suminar MSi,  selain Moka Panilih, juga terpilih Moka Wakil I Kuningan 2016 yakni pasangan Doni Hermawan-Mery kriatianti, lalu Moka Wakil II diraih pasangan Elda dwi wansyah-Ramdhan Setiawan. Kemudian,  Moka Harapan 1 oleh Eva Meilawati-Aditya Prihandika, Moka Harapan 2 Fakhri Ari Wibowo-Anggi Ulfa Mawadah dan terkahir Moka Harapan 3 Robby Maulana-Sela Desiana Sari. “Ada juga juara kategori atribut yang terdiri juara Kameumeut,Parigel, Mimitran, Kawes Gandes, Anti narkoba, Lingkungan hidup dan Generasi berencana,” tambahnya.

Diterangkannya, Pasanggiri Moka  tahun ini jumlah pesertanya mengalami peningktan sebanyak 56 orang. Setelah melalui seleksi awal atau audisi menjadi 30 orang per 15 pasang Moka. Setelah terpilih 15 pasang, maka mereka  dilakukan karantina selama 3 hari dari tanggal 23 hingga 25 Agustus. “Mereka diberikan pembekalan materi kepariwisataan, kebudayaan, pengetahuan umum, tentang kepribadian,” terang Dia.

Mojang dan Jajaka Pinilih ini, lanjut dia, akan menjadi wakil Kuningan mengikuti pasanggiri Moka tingkat Jabar yang akan dilaksanakan bulan November 2016 mendatang. Dengan harapan Moka utusan Kuningan ini akan meneruskan tradisi jadi juara. “Yang kita harapkan menjadi moka pinilih Jabar seperti pada tahun 2013 mojangnya menjadi Pinilih Jabar. Secara umum dari kegiatan pasanggiri Moka ini, diharapkan sang juara dapat merepresentasikan generasi muda Kuningan yang memiliki karakter, cerdas, cageur – bageur tur pinter, dan menjadi duta wisata serta budaya Kabupaten Kuningan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kuningan Acep Purnama berpesan kepada Moka Kuningan  menjadi Moka yang pengkuh agamana (teguh agamanya), luhung elmuna (luhur ilmaunya),  jembar budayana( luas kebudayaannya) sareng rancage gawena (juga  rajin dalam berkerja). Dan ini merupakan sifat orang Sunda yang harus dimiliki oleh Moka. “Yang terpenting menjadi duta wisata dan budaya Kuningan sehingga mereka mengenalkan Kuningan ke masyarakat luas,” tandasnya Acep. (mus)