MotoGP, Waspada Kekuatan Tersembunyi Honda

oleh -3 views
PERKENALAN: Marc Marquez (kiri) dan Dani Pedrosa berpose dengan tunggangan baru mereka, Honda RC213V di JiExpo Kemayoran Jakarta. BAY ISMOYO/AFP PHOTO

JAKARTA – Andai benar apa yang dikatakan Valentino Rossi di tengah uji coba pra musim MotoGP pertama di Sepang pada 30 Januari hingga 1 Februari lalu, bahwa Repsol Honda masih menyembunyikan potensi asli motor barunya, maka tim-tim rival mesti waspada. Karena, juara bertahan konstruktor MotoGP itu sedang mempersiapkan sejumlah perubahan besar pada senjata barunya Honda RC213V.

”Kami sedang bekerja untuk sisi aerodinamika dan konfigurasi mesin. Seperti di Sepang, Anda melihat ada perubahan knalpot,” ujar Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo saat peluncuran tim baru di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta kemarin (3/2). Di Sepang, tampak knalpot RC213V lebih panjang dari motor musim lalu.

Soal pengaruh performanya, Suppo mengaku tidak terlalu memahaminya. Namun menurut penjelasan Director HRC-General Manager Race Operations Management Division, Tetsuhiro Kuwata, knalpot tersebut untuk memperbaiki performa mesin. Juga menyesuaikan dengan konfigurasi mesin Honda yang baru. ”Adalah hal yang wajr kami menjajal beberapa part baru di uji coba pra musim untuk mengetahui perbedaan performanya,” ungkapnya.

Tahun ini Honda meneken kontrak kerjasama dengan SC-Project, produsen knalpot asal Italia. Sebelumnya mereka bekerjasama dengan pabrikan knalpot raksasa Termignoni. Brand SC Project bukan nama baru bagi HRC. Mereka sudah menggunakannya untuk tim satelitn Marc VDS-Honda dan juga di motor juara dunia Moto2 Johann Zarco yang membela tim Ajo Motorsport.

Tentang teka-teki bentuk fairing baru RC231V Suppo masih enggan menjawabnya. Padahal Ducati dan Yamaha sudah menujukkan sedikit bocoran inovasinya untuk menggantikan peran winglet yang dilarang mulai musim ini. ”Kami tidak bisa membandingkan (fairing Honda) dengan tim lain. Kami masih fokus pada bagian lainnya, bukan fairing,” tandasnya.

Duo Repsol Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang juga hadir pada presentasi tim baru tersebut sama-sama sepakat bahwa rival berat mereka nanti adalah rider Movistar Yamaha. Maverick Vinales punya kecepatan luar biasa yang sudah dibuktikan selama uji coba di Valencia Novembe lalu dan juga Sepang awal pekan ini.

Sedangkan Valentino Rossi tak bisa begitu saja dihilangkan dari daftar kandidat juara dunia 2017. Konsistensi dan pengalamannya di kelas premium tetap diperhitungkan. ”(Jorge) Lorenzo akan kuat di seri pertama (Qatar). Vinales juga bakal sangat cepat. Jangan melupakan Rossi. Musim ini akan sangat ketat dan kami harus siap sejak seri pembuka,” ucap Pedrosa.

Bagi Marquez, Vinales tampak akan lebih kuat ketimbang Rossi. Itu terlihat dari catatan waktu rider 22 tahun tersebut yang selalu kompetitif sepanjang uji coba di Sepang. ”Anda lihat catatan waktu kami sangat ketat,” ujarnya.

Marquez berharap para insinyur di Jepang akan segera memperbaiki kelemahan motornya. Khususnya pada peranti elektronik. ”Itu masalah yang paling pelik,” katanya. Di uji coba Australia dan Qatar nanti, Marquez berharap bisa memberikan masukan kembali untuk diperbaiki sebelum akhirnya memulai seri pertama dengan motor sempurna. (cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *