Masih Banyak Peserta Jaka Rara yang Minim Pengetahuan Budaya Pariwisata

oleh -26 views
AUDISI: Peserta menampilkan bakatnya di unjuk kabisa seleksi Jaka Rara. Dari 48 pasang calon peserta, kini tersisa 15 pasang yang akan mengikuti babak selanjutnya. FOTO: DISPORBUDPAR FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Audisi Jaka Rara menghasilkan 15 pasang finalis. Sebelumnya, mereka telah menyisihkan 48 peserta lainnya.

Panitia pelaksana Jaka Rara 2017, Mustofa mengatakan, awalnya peserta yang mendaftar berjumlah 62 orang. Namun karena keterlambatan dalam mengikuti audisi tahap satu, akhirnya hanya ada 42 peserta yang bisa mengikuti audisi.

“Keterlambatan tidak kami tolerir,” ujar Mustofa, kepada Radar Cirebon.

Dalam audisi tersebut, peserta melalui beberapa tahap tes. Mereka melalui tes pengetahuan umum, bahasa daerah dan bahasa Inggris. Kemudian tes pengetahuan budaya pariwisata, tes kepribadian serta unjuk kabisa.

Tahun ini, peserta Jaka Rara didominasi lulusan S1 dan D3. Meski begitu, menurut Musofa hanya 10 persen peserta yang benar-benar memiliki pengetahuan mendalam tentang pengetahuan budaya pariwisata.

“Kebetulan saya menguji pengetahuan budaya pariwisata mereka. Dari sekian banyak, kira-kira hanya 10 persen yang memang baik,” tuturnya.

Lanjutnya, hal ini bisa menjadikan suatu sampel bahwa sebagian besar generasi muda saat ini minim pengetahuan budaya pariwisata yang mendalam. Diharapkan dengan mengikuti Jaka Rara mereka bisa lebih memahami budaya pariwisata khususnya di Cirebon ini.

“Mereka nantinya akan ada pembekalan khusus pada saat karantina,” paparnya.

Selanjutnya, setelah didapatkan 15 pasang finalis Jaka Rara, mereka akan memasuki babak penyisihan yang akan dilaksanakan pada 14 April 2017 mendatang. Setelah itu mereka akan mendapatkan materi public speaking dan seminar serta memasuki babak unjuk kabisa.

“Setelah unjuk kabisa akan ada eliminasi jadi 10 pasang,” tuturnya.

Ada yang berbeda dari unjuk kabisa di tahun ini. Unjuk kabisa tahun ini rencananya akan diadakan di salah satu mall.

Hal itu menuntut agar para finalis bisa lebih matang mempersiapkan penampilannya nanti. Selain itu, Mustofa juga berpesan menunggu babak penyisihan, peserta harus mempersipakan diri karena persaingan akan semakin ketat.

“Tanggal 14 nanti, di babak penyisihan persaingan pasti akan semakin ketat. Oleh sebab itu, mulai sekarang finalis harus mempersiapkan diri,” tutupnya. (apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *