Kasus Anak Terlindas BMW di SPBU Caracas, Korban Tidak Lapor Polisi

oleh -27 views
MENJENGUK KORBAN: Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman didampingi istrinya menjenguk korban yang tertabrak mobil dirumahnya. FOTO: MOHAMAD TAUFIk/RADAR CIREBON
MENJENGUK KORBAN: Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman didampingi istrinya menjenguk korban di rumahnya yang tertabrak mobil di SPBU Caracas, Cilimus, Kuningan. FOTO: MOHAMAD TAUFIK/RADAR CIREBON

KUNINGAN – Terkait kasus anak terlindas mobil sedan BMW di SPBU Caracas, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Kapolres AKBP Yuldi Yusman mengambil tindakan cepat dan tegas. Setelah terekam video CCTV dan menjadi viral di media sosial, polisi langsung melakukan penyelidikan.

“Kita cari tahu kebenarannya, lantas kita lakukan penyelidikan dan penelusuran,” ujar Kapolres di Mapolres Kuningan, Minggu (2/7).

(Baca: Heboh Video Bocah Terlindas BMW di SPBU Caracas Kuningan Jadi Viral)

Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya dapat mengungkap identitas korban dan pemilik mobil yang melindas. Meski usai kejadian kasus tersebut tidak dilaporkan ke petugas.

“Kita mintain keterangan petugas SPBU dan orang tua korban. Nama pengemudi mobil sudah kami kantongi dan akan segera diperiksa,” lanjut Yuldi Yusman.

Setelah mengantongi keterangan dan identitas, kapolres didampingi istrinya langsung menyambangi korban. Diketahui, korban atas nama Amanda Fahrunisa (6), berasal dari Perum Panorama, Kali Wadas, Sumber, Kabupaten Cirebon.

Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara itu juga memberikan santunan kepada keluarga korban untuk biaya pengobatan. “Saat ini kondisi korban berangsur membaik. Korban mengalami retak di kaki kanan dan luka memar di bagian muka sebelah kiri,” jelas Kapolres.

Peristiwa anak terlindas mobil sedan BMW di SPBU Caracas Kuningan sebenarnya terjadi pada Selasa 27 Juni lalu dan baru viral di media sosial, Sabtu malam (1/7).

“Dari hasil penyelidikan, korban langsung dibawa oleh pengendara mobil yang berinisial DJ ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. Kami tidak mendapat laporan dari keluarga korban atau pihak SPBU. Padahal di dekat SPBU ada pos pengamanan polisi,” pungkas Kapolres Kuningan. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *