Guardiola Tertawa, Mourinho Kecewa

oleh -7 views
Pep Guardiola. Foto: AFP

LOS ANGELES – Manchester City membelanjakan uangnya GBP 120,8 juta (Rp 2,11 triliun) untuk membeli fullback musim panas ini. Apa tujuannya? Josep Guardiola menjawabnya pada laga menantang Real Madrid dalam International Champions Cup (ICC) 2017, di Los Angeles Memorial Coliseum, Los Angeles, dua hari lalu.

Apa itu? Ya, fullback-fullback seperti Kyle Walker, Danilo dan Benjamin Mendy sudah jadi bagian proyek Guardiola untuk lebih menguati sayapnya musim ini. Terlepas Mendy yang belum bisa dimainkan hingga awal musim, Walker dan Danilo yang bermain sebagai starter, di laga kemarin tampil ciamik dalam formasi 3-5-2.

Walker di sayap kanan, Danilo di kiri. Fleksibilitas keduanya dalam membantu serangan dan pertahanan disebut ESPN menjanjikan. Ingat, Guardiola pada musim pertama di City gagal menang jika bermain dengan back three. Entah 3-5-2 atau 3-1-4-2. Empat kali mengaplikasikan formasi tiga bek, tiga kali imbang dan sekali kalah didapatkannya.

Nah, dengan suntikan tenaga anyar itu City menghajar Real dengan skor telak, 4-1 (0-0). Nicolas Otamendi membuka pesta gol The Citizens – julukan City – pada menit ke-52, selang 7 menit setelahnya ganti Raheem Sterling mencatatkan namanya usai memanfaatkan assist Kevin De Bruyne.

De Bruyne pula yang memberi assist di balik gol John Stones menit ke-67 sebelum pada menit ke-81 ditutup gol anak muda City, Brahim Diaz. Real baru mampu memperkecil skor saat masuk menit ke-90 dari Oscar Rodriguez. Namun, ketika itu back three City hanya menyisakan Stones.

Ini jadi kemenangan pertama City pasca membelanjakan uangnya GBP 221,7 juta (Rp 3, 8 triliun) di bursa transfer musim panas. ”Hasil tidak begitu penting. Yang lebih penting itu dari sisi bagaimana kami bermain. Ini pramusim, seperti laga melawan (Manchester) United, di laga itu kami kalah (0-2), tapi kami bermain bagus,” sebut Guardiola, dalam situs resmi klub.

Bedanya, melawan United, City tetap mempertahankan skema empat beknya seperti saat musim lalu meski sudah menempatkan Walker di sisi kanan. ”Main dengan intensitas seperti ini jadi impian kami, lebih stabil dan solid. (Adanya) Kyle Walker, Danilo, dan Mendy bisa banyak membantu kami meningkatkan intensitas itu,” lanjut Guardiola.

Berkebalikan dengan Guardiola yang tersenyum melihat performa pemain-pemain anyar hasil belanjaannya, tidak begitu dengan Jose Mourinho, nahkoda United. Di hari yang sama United harus menyudahi tur AS-nya dengan menelan kekalahan atas Barcelona di FedEx Field, Maryland, 0-1.

Jose Mourinho.
Foto: AFP

Gol Neymar yang terjadi pada menit ke-31 berasal dari kesalahan Antonio Valencia. Dia terjatuh saat menguasai bola di area pertahanan sendiri, bola lepas dapat dimanfaatkan Neymar sebelum memperdaya David De Gea. Kepada MUTV, Mourinho menyebut kekalahan pada laga pramusim penting bagi timnya.

Terlepas dari buruknya koordinasi pertahanannya. ”Kalian pun tentu tidak ingin menelan kekalahan dengan cara seperti ini,” sebut pelatih yang berjuluk The Special One itu. Dari 5 laga di AS, hanya Barca yang mampu mengalahkan United. Sebelumnya, United menang kontra LA Galaxy 5-2 (16/7), menang 2-1 atas Real Salt Lake (18/7), menang 2-0 atas City dan menang 2-1 via adu penalti melawan Real Madrid setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal (24/7).

”Saya rasa akan sangat buruk jika kami meninggalkan AS tanpa kekalahan, melawan tim seperti Real, Barca, City, buruk bagi kami jika kami pulang dengan terus menang. Jadi, kalah di laga ini bagus bagi kami,” kilah Mourinho. Di balik blunder Valencia, Mourinho tercatat sudah memainkan empat variasi back four berbeda.

Meski, tiga variasi di antaranya hanya mengubah antara bermain dengan Victor Lindelof atau Phil Jones sebagai dua bek tengahnya. Termasuk kemarin, dua kali Mourinho memainkan kombinasi Valencia-Lindelof-Chris Smalling-Daley Blind di pertahanan United. Kolaborasi ini sebelumnya dipakai saat menang melawan City. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *