1 dari 5 Korban yang Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Penghafal Alquran

oleh -66 views
ALMAMATER KORBAN: Pondok Pesantren Al Hikmah Desa Balad, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, menjadi tempat korban menimba ilmu sebelum akhirnya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di tol Cipali, Jumat (1/9) malam. Foto: Cecep/radarcirebon.com

CIREBON – Satu dari lima korban tewas kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali KM 132.600 merupakan santri Pondok Pesantren Al Hikmah Desa Balad, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Dia adalah Ahmad Yasin (13), warga Kota Depok, Jawa Barat, yang sedang menghafal Alquran.

Ahmad Yasin dijemput keluarganya di pesantren karena libur Hari Raya Idul Adha, Jumat (1/9) malam. Jika tidak mengalami kecelakaan, korban akan kembali balik ke pesantren, Senin (4/9).

(Baca: Ban Minibus Toyota Kijang Pecah di Tol Cipali, Sekeluarga Asal Depok Tewas)

Hal itu berdasarkan keterangan Ahmad Fauzi, kepala Deputi Ekonomi Yayasan Al Hikmah Cirebon. Menurutnya, keluarga korban sempat berpamitan bakda isya.

Namun, nasib berkata lain. Ahmad Yasin tewas saat perjalanan pulang bersama keluarganya di Tol Cipali KM 132 600, tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (1/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan data yang diperoleh radarcirebon.com dari kepolisian, korban bersama keluarganya menaiki minibus Toyota Kijang Grand dari Pondok Pesantren Al-Hikmah Cirebon. Dalam satu mobil terdapat 10 orang, termasuk Ahmad Yasin dan pengemudi.

Mereka kemudian melaju melalui jalur Tol Cipali. Saat di lokasi kejadian, ban mobil sebelah kanan yang dinaiki korban pecah lantas oleng hingga melewati median jalan dan terbalik menimpa minibus Daihatsu Xenia yang dikemudikan Imam Sugiarto dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan tersebut, 5 orang tewas, termasuk Ahmad Yasin. Sementara 5 orang lainnya, yang masih sekeluarga dengan Ahmad Yasin, mengalami luka-luka.

Korban yang tewas adalah Sabar (40), Fauza (3), Siti Juhriah (43) Ahmad Yasin (13) Sabira (18). Kelima korban tewas merupakan pasangan suami istri dan ketiga anaknya.

Sementara korban yang luka-luka adalah Saifudin (48) Siti Atisah (46) Qonitah (11), Sumayyah (16) dan pengemudinya, Ahmad Nur Aman (40). Qonita merupakan anak paling kecil dari pasangan Sabar dengan Siti Juhriah.

Menurut Ahmad Fauzi, keluarga besar Pondok Pesantren Al Hikmah Cirebon, sangat turut berduka cita dan kehilangan atas meninggalnya Ahmad Yasin dan keluarganya dalam kecelakaan. Terlebih, Ahmad Yasin merupakan santri berprestasi baik di bidang akademik maupun hafalan Alquran.

“Meskipun almarhum masih berumur 13 tahun, tapi dia sudah bisa menghafal Alquran lebih dari 10 juz. Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Almarhum juga sosok yang cukup pendiam, tapi banyak disenangi teman-temannya dan para guru. Karena almarhum ini pintar,” ujar Fauzi. (cecep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *