MA Ulumuddin Ajak Santri Melek Teknologi

oleh -52 views
Santri MA Ulumuddin berfoto bersama usai keliling kantor Graha Pena Radar Cirebon. Kunjungan tersebut mengajak para siswanya untuk dapat lebih melek teknologi. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Masih banyak pihak yang beranggapan bahwa santri jauh dari teknologi. Kesan itulah yang mau diubah oleh MA Ulumuddin, Susukan, Kabupaten Cirebon. Caranya, dengan memboyong para muridnya berkunjung ke Radar Cirebon Group, Kamis (26/10).

Kepala MA Ulumuddin Susukan, Raskadi mengatakan, studi wisata mengunjungi Radar Cirebon, sangat berguna untuk memberikan wawasan pada siswa seputar dunia jurnalistik. Radar Cirebon Group dipilih karena dirasa seusai dengan kebutuhan MA Ulumuddin Susukan untuk dapat melek teknologi. “Studi wisata ini bertujuan untuk menambah wawasan santri khususnya. Apalagi kebutuhan seputar teknologi di dunia yang serba digital ini,” terangnya.

Pihaknya menjelaskan, dengan berkunjung ke Radar Cirebon Group, setidaknya dapat menginspirasi para santri tentang dunia jurnalistik dan teknologi. Terlebih lagi, ketika diajak berkeliling Radar Cirebon Group, para siswa nampak antusias mengikuti jalannya agenda kunjungan. “Di era kekinian ini, tentu santri kami harus melek teknologi. Khususnya untuk menjawab kebutuhan serba digital saat ini. Untuk itu, kunjungan ke Radar Cirebon setidaknya dapat menjawab kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan mengajak siswa untuk turun langsung melihat Radar Cirebon,” jelasnya.

Studi Wisata ini diakui Raskadi, sekaligus menjadi rangkaian Hari Santri waktu lalu. Sebanyak 100 siswa dan sejumlah guru diajak berkeliling Radar Cirebon Group. Mulai dari RCTV, RadarCirebon.com sampai Radar Cirebon koran. “Studi wisata ini juga sekaligus memperingati Hari Santri Nasional. Di sini, santri diberikan kebebasan untuk melihat-lihat dan belajar seputar pertelevisian, media cetak maupun online,” tambahnya.

Mewakili MA Ulumuddin, Raskadi berharap kunjungannya tersebut dapat membangkitkan semangat santri untuk melek teknologi. Mengingat, santri sendiri merupakan ujung tombak pendidikan di Indonesia. Untuk itu, para santrinya haruslah dibekali dengan kemampuan teknologi guna bersaing di era modern ini. (myg)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *