Giliran Pimpinan Ponpes se-Priangan Timur Doakan Daniel Dampingi RK

oleh -23 views
Ulama dan santri podok pesantren se wilayah Priangan Timur membacakan deklarasi dukungan kepada pasangan RK-DMS di Ponpes Roudlatul Mutaalimin Tasikmalaya, Kamis (14/12). Foto: Adun Sastra/Radar Cirebon

TASIKMALAYA – Bakal calon wakil gubernur Jawa Barat (Jabat) H Daniel Mutaqien Syafiuddin, bertekad untuk terus menjalin silaturahmi dengan sejumlah pimpinan pondok pesantren. Kali ini, anggota Komisi V DPR RI melakukan silaturahmi ke Ponpes Raudlatul Mutaalamin Cilendek Tasikmalaya.

Kedatangannya disambut Pimpinan Ponpes Raudlatul Muraalimin KH Ate Musodiq Bahrum, bersama sejumlah pengasuh Ponpes se-Wilayah Priangan Timur.

Pengasuh Ponpes Roudlatul Mutaalimin menyerahkan surat dukungan kepada Cawagub Daniel Muttaqin. Foto: Adun Sastra/Radar Cirebon

Mereka (pimpinan ponpes, red) bersama santri mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan H Ridwan Kamil (RK) dan H Daniel Mutaqien Syafiuddin (DMS) untuk maju pada Pilgub Jabar mendatang.

“Ulama dan santri se-Priangan Timur membutuhkan sosok pemimpin yang peduli terhadap pesantren. Sosok DMS merupakan tokoh mudah yang dinilai dekat dengan ulama seperti ayahnya Dr H Irianto MS Syafiuddin alias Yance yang sangat dekat dengan ulama,” jelas KH Ate kepada wartawan usai acara deklarasi dukungan pasangan RK-DMS, Kamis (14/12).

Menurutnya, sejumlah pengasuh pondok pesantren meminta kepada pasangan RK-DMS apabila nanti mendapat amanah supaya menganggarkan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Pasalnya, selama ini tidak ada bantuan untuk pesantren dan ini yang membuat para ulama merasa prihatin dan merasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah. “Kami meminta kepada Mas Daniel supaya membuat peraturan daerah tentang BOS pesantren,” pintanya.

Hal senada diungkapkan KH Sahidin, perwakilan ulama dari Kabupaten Subang. Ia berharap kepada Daniel untuk lebih memperhatikan lagi kondisi ponpes yang selama ini terkesan kumuh dan tidak ada sentuhan bantuan dari pemerintah.

Makanya wajar, kata dia, kondisi pesantren selama ini kumuh dan kondisi pembangunanya kurang ada renovasi.”Kita dari mana mau merenovasi bangunan ponpes, sementara tak ada perhatian dari pemerintah. Makanya ketika nanti pasangan RK-DMS jadi kami berharap adanya perhatian kepada ponpes,”jelasnya.

“Doa kami untuk Daniel untuk jadi dengan Ridwan Kamil. Insya Allah jadi. Gus Dur sebelum jadi presiden nginep seminggu, Bu Mega melalui Pak Taufik Kiemas ke sini juga. Setiap ke sini pasti jadi. Doa kiai tidak basa-basi, biasanya jadi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, hadir para pimpinan Forum Pondok Pesantren (FPP) di antaranya KH Ubaidillah kiai sepuh Ponpes Cipasung, KH Yusuf Romdhon dari FPP Kota Tasikmalaya, KH Maman Lukmanul Hakim dari Kabupaten Tasikmalaya, KH Oyo dari Kabupaten Ciamis, KH Cecep Miftah dari Kabupaten Garut, dan Uston Karim dari Haur Kuning. (dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *