Soal Sampah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Janji Bantu Pemkab Cirebon

oleh -2 views
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melihat langsung TPAS Ciledug yang berada di perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah. FOTO:PETAKALA GRAGE FOR RADAR CIREBON

CIREBON–Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan segera mengirimkan surat kepada Pemkab Cirebon dan Pemprov Jawa Barat terkait keberadaan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Ciledug yang berada di atas sempadan sungai. Hal tersebut disampaikan politisi PDIP tersebut ketika melihat langsung lokasi TPA Ciledug di sela-sela kunjungannya ke wilayah perbatasan, Kamis (21/12).

Dikatakan Ganjar, sampah yang ada di TPAS Ciledug adalah persoalan masyarakat bersama yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, kondisi yang ada saat ini mesti menjadi perhatian dan segera dicari solusinya. “Jika melihat lokasinya, ini kan sempadan sungai. Ini jelas salah karena sempadan sungai harus 100 meter. Tapi ini sudah mepet betul,” ujarnya.

Selain itu, menurut Ganjar, TPAS tersebut menyebabkan polusi bau yang menggangu mobilitas warga perbatasan. Terutama warga Brebes Jawa Tengah yang jaraknya paling dekat dengan lokasi TPAS. “Kalau jarak ke permukiman terdekat di Kabupaten Cirebon masih mending, agak jauh. Tapi kalau ke permukiman di Brebes, dekat sekali karena hanya dipisahkan Sungai Cisanggarung,” imbuhnya.

Dia mengaku mendapat beberapa pengaduan warga Jawa Tengah terkait keberadaan dan dampak dari TPAS tersebut. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan segera mengirim surat resmi ke pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk duduk bersama mencari solusi atas persoalan yang ada saat ini. “Kami siap membantu Cirebon untuk bersama-sama mencari solusi. Surat resminya akan segera saya kirim, ini untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Namun yang jelas, menurut Ganjar, lokasi TPAS tersebut tidak boleh lagi berada di tempat tersebut dan harus segera dipindahkan ke tempat lain yang sesuia dengan aturan dan peruntukkannya. “Tapi yang jelas, ini harus dipindah,” ungkap Ganjar.

Sementara itu, Aktivis Lingkungan Cirebon Timur, Deddy Majmoe berharap, kedatangan gubernur Jateng tersebut bisa sedikit membuka mata Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Provinsi Jawa Barat terkait pengelolaan TPAS di Cirebon. “Kita apresiasi langkah gubernur Jateng yang langsung melihat lokasi dan akan mengambil langkah-langkah untuk penanganannya,” paparnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *