Ratusan Guru Se-Kuningan Ikut Workshop Implementasi Kurikulum 2013

oleh -85 views
Ratusan guru mengikuti workshop Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang diadakan KKG MI di Restoran Lembah Ciremai. FOTO: M TAUFIK/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Sebanyak 650 guru dari semua jenjang pendidikan se-Kabupaten Kuningan mengikuti workshop Kurikulum 2013 Revisi 2017 yang diadakan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) di Restoran Lembah Ciremai, Kamis (8/2). Workshop yang digelar selama satu hari tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama dan menghadirkan instruktur nasional Kurikulum 2013 Hj Wiwik Dwi Hartuti SPd MPd, Kepala Dinas Pendidikan DR H Dian Rahmat Yanuar MSi dan Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Drs H Rokhidin MSi.

Ketua panitia workshop Solehudin SPd mengungkapkan, sejak ditetapkannya Kurikulum 2013 sebagai kurikulum baru pengganti Kurikulum 2006, pemerintah bekerja keras melakukan percepatan implementasi di sekolah. Salah satu caranya adalah dengan menggiatkan program peningkatan sumber daya manusia (SDM) sekolah melalui berbagai pelatihan dan bimbingan agar tenaga pendidik mampu menangkap tujuan, orientasi, isi dan praktik sebagaimana tercantum pada kurikulum baru ini.

“Namun kenyataannya, tidak semua lembaga pendidikan mampu menangkap dengan cepat apa yang sudah ditargetkan pemerintah. Sejumlah guru di beberapa sekolah masih merasa kesulitan dalam penerapannya. Sehingga, atas kondisi ini, kami dari KKG MI Kuningan berinisiatif merespons harapan pemerintah tersebut dengan meggelar workshop Kurikum 2013 dengan melibatkan 650 guru dari semua jenjang pendidikan di Kabupaten Kuningan,” ujar Solehudin.

Dijelaskan Solehudin, kegiatan workshop tersebut memfokuskan pada materi tentang konsep kurikulum 2013 revisi 2017 (SKI, KI dan KD) dan membahas tentang pendekatan dan strategi pembelajaran serta penilaian autentik pada proses dan hasil belajar. Yang terpenting, kata Solehudin, adalah bagaimana cara implementasi Kurikulum 2013 revisi 2017 di sekolah sesuai dengan aturan dan yang ada.

“Hal yang mendasar dari Kurikulum 2013 Revisi 2017 ini adalah terintegrasinya Kompetensi Inti (KI1) dan KI2 tentang sikap spiritual hanya pada mata pelajaran PKN dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Ini berbeda dengan sebelumnya yang mencakup di semua mata pelajaran,” Ujar Solehudin.

Ketua KKG MI Kuningan Ishak MPd menyebut, peserta workshop mencakup guru semua jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA se-Kabupaten Kuningan. Meski hampir mewakili semua sekolah yang ada di Kabupaten Kuningan, kata Ishak, pengetahuan tentang Kurikulum 2013 Revisi 2017 ini belum tersampaikan ke seluruh guru yang ada. Sehingga, diharapkan dari kegiatan bisa ditularkan ke guru yang lain. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *