MAJALENGKA-Selain menggenjot turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka, pemerintah kabupaten (pemkab) juga terus berupaya untuk meminimalisir tingkat disparitas  antara penduduk miskin dengan penduduk kaya.

Meski demikian, untuk mekanisme pengelompokan disparitas ini angkanya jika dipetakan saat ini juga terbilang masih belum ideal. Kepala Badan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bepelitbangda) Drs Edi Noor Sudjatmiko MSi menyebutkan, jika angka disparitas atau jarak penduduk miskin dan penduduk kaya di Majalengka saat ini masih di kisaran 0,3 persen.

Jumlah penduduk miskin sendiri masih di atas 10 persen dari jumlah penduduk. “Tingkat disparitas orang miskin dengan orang kaya di Kabupaten Majalengka sebesar 0,3 persen, dengan jumlah penduduk sebesar 1,2 juta jiwa, angka tersebut di bawah angka ideal yang persentase sebesar 0,5 persen,” jelasnya di sela Rakor Penyusunan Disagregasi  Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), Senin (9/4).

Laman: 1 2 3