Tubuh Suhendra Ditemukan Terjepit “Wadas” di Dasar Sungai Jamblang

oleh -78 views
cep--tenggelam-(4)
Jenazah Suhendra (8) warga Blok Pengkolan, RT/RW 03, Desa Klangenan, Kabupaten Cirebon berhasil ditemukan, Senin (30/4) lalu. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON–Jasad Suhendra (8) warga Blok Pengkolan RT 03 RW 03 Desa Klangenan, Kabupaten Cirebon yang tenggelam di Sungai Jamblang, Desa Serang akhirnya berhasil ditemukan, Senin (30/4) lalu, sekitar pukul 09.20 WIB.

Kapolsek Kelangenan AKP Sukhemi mengatakan,  setelah dicari selama satu hari penuh oleh tim Basarnas, BPBD Kabupaten Cirebon, Muspika Klangenan dan Dit Polair Polda Jabar, tubuh Suhendra akhirnya berhasil ditemukan. Lokasinya tidak jauh dari lokasi tenggelam sekitar 30 meter.

“Korban ditemukan oleh polair yang saat itu menyelam hingga kedalaman 5 meter. Ternyata korban terjepit di dalam wadas (batu cadas, red) sungai. Kemudian diangkat dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan,” jelas Sukhemi.

Jumeni (60) ayah kandung Suhendra, sebelum ditemukan pihaknya terus berupaya melakukan pencarian di Sungai Jamblang dengan berbagai cara. Tidak hanya mencari di lokasi sungai saja, keluarga juga menggelar yasinan, bahkan sampai ritual memberikan 3 telur di lokasi kejadian dipandu oleh kuncen Kuburan Desa Serang.

“Malam itu kita yasinan tujuh kali. Saat tengah malam ada juru kunci kuburan Desa Serang menyarankan untuk menaruh 3 telur di lokasi kejadian. Jadi saya lakukan juga. Setelah dicari lagi akhirnya berhasil ditemukan pagi sekitar pukul 09.20 WIB,” kata Jumeni.

Jumeni mengaku, Suhendra sebelumnya tidak pernah bermain hingga ke Sungai Jamblang, Desa Serang. Mungkin sudah pertanda, tiga hari sebelum meninggal Suhendra yang biasa bermain boneka serta handphone di dalam rumah, malah barmain jauh hingga ke Sungai Jamblang bersama temannya bernama Ahmad Soleh.

“Sudah dua hari sebelum tenggelam itu dia pulang jam 5 sore. Sempat dimarahi ibunya karena bandel tidak diperbolehkan main ke situ. Tapi tetap main ke situ lagi. Padahal  biasanya tidak pernah main ke situ,” katanya.

Seperti diberitakan Radar Cirebon sebelumnya, Minggu (29/4) dua bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 SD tenggelam di Sungai Jamblang, Blok Makam Bolu, Desa Serang, Kecamatan Klangenan. Satu anak, Ahmad Soleh (7), warga Blok Subur, RT 02 RW 04, Desa Serang, Kabupaten Cirebon ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah satu jam pencarian oleh warga dan petugas. Satu korban lagi bernama Suhendra (8) asal Blok Pekalongan RT 03 RW 03 Desa Klangenan, Kabupaten Cirebon belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

Tenggelamnya kedua bocah bermula saat bermain ke Desa Kasugengan Kidul. Saat berangkat, mereka dibantu oleh warga untuk menyeberangi Sungai Jamblang. Tapi saat pulang dan menyeberangi sungai yang sama, tanpa pengawasan orang dewasa. Diduga terpeleset, lalu keduanya jatuh ke sungai. (cep)