Priben Jeh, Aksi Vandalisme Kotori Gedung Cagar Budaya

oleh -96 views
myg- vandalisme (3)
Aksi vandalisme membuat bangunan cagar budaya Gedung Bundar menjadi terlihat kotor dan kumuh. FOTO:NOVRILA MAYANG/RADAR CIREBON

CIREBON-Gedung cagar budaya di Kota Cirebon tidak luput menjadi sasaran aksi vandalisme. Salah satunya adalah Gedung Bundar di Jalan Kebumen. Pantauan wartawan di lapangan, bangunan tua peninggalan zaman kolonial Belanda itu penuh dengan coretan. Sehingga, gedung yang dulunya menjadi pos pengawasan lalu lintas kapal di Pelabuhan Cirebon itu tidak indah dipandang mata.

Aksi vandalisme itu membuat prihati sejumlah kalangan. Salahsatunya Dessy (22). Mahasiswi Teknik Sipil itu menilai, Pemkot Cirebon harus tegas dalam menangani aksi vandalism. Selain mengurangi keindahan, sebut Dessy, juga merusak aset-aset budaya. Jika segera ditangani, sambungnya, kebiasaan ini akan terus menjalar ke generasi berikutnya.

“Pertama harus tahu itu adalah aset budaya kota, kedua sadarkan diri sendiri untuk ikut menjaga bukan merusaknya. Ketiga, kalau ketemu pelakunya, kasih hukuman yang kira-kira bisa membuat dia jera. Karena rata-rata ini pelakunya memang anak muda iseng,” ujarnya.

Selain itu, sambung Dessy, pelu penanaman diri dari orang tua dalam mendidik anak agar tidak merusak fasilitas umum dan bangunan cagar budaya. “Tanamkan sejak dini untuk mencintai negeri termasuk budaya, maka dengan sendirinya, sampai dewasa nanti akan peduli dengan lingkungan, termasuk dengan aset cagar budaya kota ini,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ami (21). Menurutnya, aksi vandalisme perlu ada perhatian. Selain sanksi, juga membuat lokasi khusus agar aksi itu tidak liar. “Tentu pemerintah juga bisa membuat sarana untuk menyalurkan kreativitas anak muda dengan membangun tembok atau tempat khusus sehingga aksi corat-coret anak muda tidak sembarangan dan vandalisme bisa berkurang,” ujarnya

Selain itu, lanjut Ami, perlu ada gerakan bersama untuk membersihkan kembali bangunan atau cagar budaya yang dinodai tangan-tangan jahil itu. “Jelas ini memang tangan usil. Tapi kalau sampai vandalismenya ini sudah sampai kepada grafiti dan sebagainya, coba diarahkan saja harus kemana. Dirangkul juga remaja yang senang coret-coret ini. Diberikan wadahnya harus apa dan bagaimana,” pungkasnya. (myg)