Waduh! Pegawai Out Sourcing PT KAI Daop 3 Cirebon Dibacok Begal

oleh -94 views
bacok

CIREBON-Nasib sial dialami Bayu Eka Maulana. Pegawai out sourcing di kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, asal Jl Kembang, Kota Cirebon ini bernasib tragis. Pasalnya, korban nyaris meregang nyawa setelah dibacok kawanan begal yang mengincar sepeda motor korban.

Menurut informasi yang diperoleh radarcirebon.com menyebutkan, peristiwa ini terjadi Minggu dini hari (9/9), pukul 00.30 WIB di Jl Sudarsono arah Jl. DR Cipto MK. Awalnya, malam itu korban hendak pulang ke rumah dibonceng oleh temannya dengan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja.

Ketika melintas di TKP, tiba-tiba korban dan rekannya dipepet lalu dihadang dua orang kawanan begal berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Scoopy dan membawa senjata tajam. Korban sempat turun dan melawan kedua begal tersebut dan terjadilah perkelahian.

Bahkan, korban sempat mengambil kayu yang ada di pinggir jalan tersebut untuk membela diri dari serangan kedua begal itu. Karena pelaku pakai parang, korban pun akhirnya terdesak dan terkena bacokan senjata tajam yang dibawa pelaku. Akibat sabetan itu korban mengalami luka sobek dan terkapar bersimbah darah. Sedangkan temannya selamat.

Melihat korban terkapar dan ada warga yang mendekat, kedua pelaku kabur takut dihajar warga dan takut dipenjara. Motor korban pun tak sempat dibawa kawanan begal. Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsekta Cirebon Utara Barat datang ke TKP setelah menerima laporan dari warga dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.

“Benar, ada petugas out sourcing di kantor PT KAI Daop 3 Cirebon yang menjadi korban begal. Korban bernama Bayu Eka Maulana. Dia mengalami luka sobek akibat dibacok pakai parang. Sekarang masih dirawat di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Dan Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Ida Hidayati pun sudah menengok korban di rumah sakit. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsekta Cirebon Utara Barat,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro kepada radarcirebon.com, Senin (10/9).

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait adanya kasus pembacokan dan percobaan pembegalan ini. (rdh)