Gembok-Kunci Ganda Jebol, 3 Motor Raib

oleh -107 views
CEK TKP: Polisi melakukan olah TKP di rumah Andri Purnomo, Kamis (4/10). Korban kehilangan satu unit sepeda motor. FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Waspadalah! Waspadalah! Pagar rumah yang sudah digembok plus sepeda motor sudah menggunakan kunci ganda belum tentu aman. Dua peristiwa pencurian kendaraan motor (curanmor) ini menjadi pelajaran.

Pertama terjadi di Blok 4 kebon balong, Desa Panguragan Lor, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon. Di desa itu, rumah Said Muhamad (52) menjadi sasaran. Dua motor jenis Honda Vario nopol E 2641 JM dan Honda Scoopy E 5834 JR raib.

Peristiwanya sebenarnya terjadi Senin dini hari (1/10). Diketahui oleh istri korban, Suneni (52). Pagi saat subuh, Sunaeni menuju musala untuk salat.

“Saya lihat motor tidak ada. Saya pikir dibawa oleh bapak. Jadi ya santai santai saja. Saya ke musala untuk salat,” ujar Suneni saat ditemui Radar, kemarin.

Pulang dari musala,  Suneni kaget melihat kunci kontak motor yang masih tergantung di ruangan tengah. Dia pun langsung membangunkan anaknya untuk menanyakan keberadaan motor. Di situlah, keluarga ini kaget motor mereka raib. Mereka juga kaget melihat panggar yang sedikit terbuka tanpa gembok.

Said yang mendampingi sang istri menceritakan, pelaku diduga beraksi sekitar pukul 03.00. ”Karena jam 2 masih banyak tetangga yang begadang dan motor juga masih ada. Jam 3 sudah sepi dan tetangga sempat dengar suara berisik dan suara mobil di depan rumah jam 3-an,” tutur Said.

Menurut Said, aksi pelaku dilakukan dengan cara membobol kunci gembok pagar, kemudian mengangkat motor tersebut untuk diangkut menggunakan mobil. Pasalnya, pagi hari setelah kejadian, masih ada tapakan mobil di depan pintunya. “Untuk menghilangkan jejak,  gembok yang dibobol itu juga dibawa oleh maling,” ucapnya.

Said mengaku, sebelum kejadian dirinya juga sempat diintai oleh orang yang tidak dikenal secara berkali-kali di samping rumah. Namun, dirinya tidak menaruh curiga. Siapa sangka, beberapa hari kemudian ia kehilangan dua unit motor.

”Menantu yang urus laporannya ke Polsek Panguragan. Iistri juga sudah diperiksa. Pak polisi juga sudah melihat lokasi kejadian,” ungkapnya.

Peristiwa lainnya menimpa Andri Purnomo (33). Warga Perumahan Griya Damai Kusuma (GDK) III Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, itu kehilangan motor Honda Vario 125 nopol E 2158 IN. Motor diketahui raib Kamis pagi (4/10) pukul 04.30 WIB.

Diceritakan Andri Purnomo, malam itu sekitar pukul 01.00 ia masih terjaga di teras rumah dan masih mendapati motor terparkir dengan baik. Rasa kantuk membuatnya masuk ke rumah untuk tidur.

Pagi harinya sekitar pukul 04.30 ketika ingin menunaikan Salat Subuh, Andri kaget dengan kondisi pagar rumah yang terbuka lebar. Ia tambah kaget karena motor yang dibelinya secara kontan itu sudah hilang.

Kejadian tersebut sudah di laporkan Andri kepada Polsek Weru. Polisi juga sudah melakukan olah TKP. Masih kata Andri, gembok pagarnya yang dibobol maling tak terlihat di sekitar lokasi meski telah dilakukan penyisiran oleh pihak kepolisian. (cep/ade-mg)