Suami dan Anak Hilang, Istri Lapor Polisi

oleh -14 views
dri--ayahanak-hilang,ibu-panik
Keluarga korban didampingi Pemdes Blender melaporkan kasus hilangnya dua warga Blender ke Polsek Pangenan. FOTO:PEMDES BLENDER FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Warga Desa Blender, Kecamatan Karangwareng geger. Sudah dua hari warganya hilang dan tidak diketahui keberadaannya. Tidak hanya satu namun dua warga Desa Blender kini dalam pencarian keluarga, Pemdes Blender dan pihak kepolisian.

Dua warga yang saat ini dinyatakan hilang tersebut adalah Abdul Rohman (31) dan Ririn Puspitasari (4), warga Dusun 3 RT 03 RW 06 Desa Blender. Keduanya sudah tidak diketahui lagi kabarnya sejak Selasa (6/11) siang.

Kuwu Desa Blender M Yunus saat dihubungi Radar  Cirebon menuturkan, jika pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pangenan. Hal ini dilakukan setelah kedua korban hilang terlihat terakhir kali di wilayah Kecamatan Pangenan. “Tadi saya antar keluarganya melapor di Polsek Pangenan. Yang hilang itu ayah dan anak. Yang bikin laporan tadi istrinya. Kami menjembatani keluarga korban untuk melakukan pencarian. Saat pergi, korban membawa sepeda motro E 3751 MS,” ujar Yunus.

Menurutnya, sebelum hilang korban saat itu berangkat untuk mengantar bibinya yang hendak melakukan terapi kesehatan di wilayah Blok Gedongan, Desa Ender, Kecamatan Pangenan. “Tadinya gak ada masalah. Jadi berangkat ke Pangenan dua motor. Bibinya sama anaknya. Sementara Abdul sama Ririn bawa motor sendiri. Yang terapi ini kan bibinya. Jadi, bibinya masuk ke ruang terapi, begitu keluar lagi setelah di dalam sekitar 10 menit, Andul dan Ririn sudah tidak ada,” imbuhnya.

Korban Abdul sendiri menurut keterangan pihak keluarga, memang sudah sering tidak pulang. Hal tersebut terjadi karena Abdul mengalami sedikit gangguan mental, sehingga sering melakukan hal-hal yang tidak biasa.

“Jadi sebelum-sebelumya sudah sering tidak pulang. Bisa dua hari, tiga hari. Tapi baru sekarang pergi ngajak anaknya. Makanya, ini yang bikin pihak keluarga khawatir karena bawa anak kecil. Apalagi istrinya jelas panik sekali,” jelasnya.

Upaya lainnya yang dilakukan untuk melacak keberadaan kedua korban adalah, dengan menyebarkan foto dan data diri, serta ciri-ciri kedua korban yang hilang ke media sosial. Pihaknya pun berharap banyak dari informasi tersebut, akan ada pihak yang menghubungi keluarga atau Pemdes Blender untuk memberikan informasi keberadaan kedua korban.

“Tentu kita sangat memohon partisipasi dan bantuan masyarakat Cirebon. Mohon sekiranya diinfokan jika melihat keberadaan kedua korban,” ungkapnya. (dri)