Pegulat Putri Kota Cirebon Perkasa di Kelas Neraka

oleh -9 views
KEJURNAS-GULAT
MUDAH KE PELATNAS: Dewi Atiya (podium satu) mempersembahkan medali emas pertama untuk kontingen Jawa Barat di Kejurnas Gulat 2018, kemarin. FOTO: PGSI FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Dewi Atiya kembali membuktikan diri masih pegulat terbaik di kelasnya. Pegulat putri Kota Cirebon itu sukses merebut medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat 2018. Itu adalah emas pertama buat kontingen Jawa Barat di perhelatan tersebut.

Dalam pertandingan di GOR Simpang Lima, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kemarin (7/12), Dewi menaklukkan pegulat putri terbaik Jawa Timur, Intan Safitri di partai final kelas 59 kg gaya bebas putri. Dewi menang angka dengan skor 6-3.

Dewi bisa dibilang bertarung di kelas neraka. Pegulat-pegulat putri terbaik Tanah Air bertanding di kelas tersebut. Namun demikian, Dewi melaluinya dengan sempurna. Sebelum berlaga di final, Dewi yang memulai pertandingan dari babak penyisihan, menyapu bersih empat kemenangan.

Selain emas yang diraih Dewi, kemarin, tim gulat Jawa Barat juga menambah dua medali perunggu. Masing-masing dari Hamdian (kelas 60 kg gaya greco putra) dan Suherman (kelas 74 kg gaya bebas putra). “Sampai hari ini kita sudah mengoleksi 1 medali emas dan 3 perunggu,” kata pelatih gulat Jawa Barat, Teti Perawati.

Sementara itu, dengan menjadi jawara kejurnas, Dewi bukan saja menjaga peluang tampil di PON XX/2020, tapi juga membuka peluang berlaga di SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina. “Alhamdulillah, Allah SWT masih ngasih Dewi rezeki untuk juara lagi,” kata dia kemarin.

“Dewi memang ada target kembali masuk ke pelatnas (pemusatan latihan nasional). Itu untuk persiapan ke SEA Games. Insya Allah, ini adalah langkah awal menuju ke sana (SEA Games, red),” imbuh peraih emas PON 2016 dan Porda 2018 itu.

Sementara itu, Kejurnas Gulat 2018 masih terus berlangsung hingga besok (9/12). Cirebon masih menyisakan sejumlah wakilnya yang membela kontingen Jawa Barat. Dari Kabupaten Cirebon ada Erwin Setiawan. Sementara Kota Cirebon masih punya dua wakil, yakni Peri Budiawan dan Andy Sidiq.

Keberhasilan Dewi menambah motivasi ketiga rekannya tersebut. Peri Budiawan yang belum lama ini meraih gelar juara di kejuaraan gulat antarperguruan tinggi di Jakarta, juga ingin mengikuti jejak seniornya tersebut. “Saya bertanding besok (hari ini, red). Semoga bisa maksimal dan raih emas,” harapnya. (ttr)