Innalillahi, Warga Tenajar Indramayu Tenggelam di Sungai Darung

oleh -6 views
Polisi dan warga mencari Tamir yang diduga tenggelam saat mencuci pakaian di Sungai Darung. FOTO:SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
Polisi dan warga mencari Tamir yang diduga tenggelam saat mencuci pakaian di Sungai Darung. FOTO:SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Warga Tenajar bahu membahu mencari Tamir (60), warga Blok Karanganyar, Desa Tenajar Kidul, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (12/12). Tamir diduga tenggelam saat mencuci pakaian di Sungai Darung. Hingga kemarin jasadnya masih belum ditemukan. Dibantu dengan Polair, Polres Indramayu dan BPBD Kabupaten Indramayu, warga melakukan penyisiran sungai sejak pagi.

Berdasarkan data yang dihimpun, Tamir pergi ke sungai sekitar pukul 05.00 pagi dengan membawa ember yang berisi cucian dan tikar. Ketika berada di sungai, ia bertemu Narsem yang juga sedang mencuci pakaian. Selang beberapa menit, Narsem pulang ke rumah.

Sehingga Tamir hanya sendirian di sungai. Tidak ada yang mengetahui secara pasti penyebab Tamir tenggelam. Yang jelas, saat warga lain datang ke sungai, mereka mendapati ember berisi cucian yang tumpah dan tikar yang terlipat milik Tamir.

“Saat saya ke sungai sudah ada ember yang tergeletak tumpah dan tikar. Setelah di cari tidak ada tanda keberadaan pemiliknya. Pagi hari saya melihat korban menuju sungai, ingin mencuci sekaligus mandi,” ujar warga Tamad (55).

Curiga Tamir tenggelam dan hanyut, Tamad langsung melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa. Warga setempat bersama pemerintah desa bersama petugas langsung melakukan penyisiran sepanjang Sungai Darung.

Saprudin, Kliwon Tenajar Kidur mengaku, menerima loparan warga tenggelam sekitar pukul 06.00 pagi. Ia pun langsung berkoordinasi dengan Polsek dan warga. Sejak pukul 07.00 WIB, pencarian dilakukan. Warga menyisir aliran sungai sepanjang 3 km dari lokasi korban tenggelam.

Saprudin mengatakan Tamir diduga tenggelam akibat penyakit asam uratnya kambuh saat mencuci pakaian dan mandi. Karena menurut keterangan keluarga korban sudah 3 tahun Tamir menderita penyakit asam urat yang sering kambuh. (oni)