Drainase Tersumbat, Jalan Cirendang-Cigintung Terendam Banjir

oleh -87 views
Banjir setinggi hampir setengah meter menggenangi jalan raya tepatnya di depan rest area Cirendang, Kamis siang. FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN
Banjir setinggi hampir setengah meter menggenangi jalan raya tepatnya di depan rest area Cirendang, Kamis siang. FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN–Diduga akibat saluran drainase tersumbat sampah, Jalan Raya Siliwangi Cirendang-Cigintung, terendam banjir setinggi hampir lutut orang dewasa, Kamis (20/12) sekitar pukul 10.50 WIB.

Saat itu hujan lebat dan seketika air langsung menggenangi jalanan, bahkan hingga di sekitar rest area Cirendang. Setelah dicek oleh warga setempat, ternyata banjir diakibatkan saluran drainase dari arah barat ke timur jalan tersebut tersumbat sampah, sehingga air meluap ke jalan dan sekitarnya.

Sejumlah pengendara baik dari arah Cijoho menuju Cirebon dan sebaliknya, melajukan kendarannya dengan pelan. Bahkan beberapa kendaraan roda dua mengalami mogok akibat mesin kendaraannya terendam air saat mereka memaksa melintasi jalan tersebut. Beberapa kendaraan roda empat terpaksa berputar arah untuk menghindari genangan air, namun tak sedikit memaksa melintasinya sehingga terdapat air banjir yang masuk ke dalam kendaraan.

“Kaget Kang, dikira banjir bandang, saya balik lagi, mobil saya kan sedan, nanti kalau maksa lewat, airnya masuk ke mobil. Katanya sih banjir itu karena drainasi tersumbat,” kata Dadan, salah seorang pengendara mobil saat diwawancara Radar Kuningan.

Ida, salah seorang pengendara motor yang melintasi genangan air dari arah Cijoho menuju Cirebon, mengaku terpaksa melintasi genangan air di depan rest area karena terburu-buru menuju rumahnya di Cilimus. Untungnya kendaraan roda dua yang dikendarainya tidak mengalami mogok, walaupun tetap saja sepatu dan celana yang dipakainya menjadi basah.

“Tadinya dikira nggak dalam, ternyata hampir selutut banjirnya. Iya itu katanya dari drainase yang tersendat sampah, tadi saya lihat masyarakat sedang mengambil sampah di gorong-gorong sebelah barat rest area,” tuturnya.

Beberapa saat hujan pun akhirnya reda, dan warga beramai-ramai mengatasi drainase yang tersendat dibantu pihak terkait, di antaranya petugas BPBD. Air pun kemudian surut dan para pengendara pun kembali nyaman melintasi jalur tersebut.

Ketua Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin SE menyampaikan, berdasarkan laporan tim di lapangan, lokasi banjir tersebut terjadi di RT 19 RW 08 Dusun Cile Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan. Banjir ini pun berdampak pada terendamnya bengkel kendaraan yang berada tepat di samping gorong-gorong yang tersumbat itu. Banjir setinggi 50 cm yang merendam Jalan Raya Kuningan-Cirebon itu mengakibatkan arus lalu lintas tersendak selama 20 menit.

Alhamdulillah sudah bisa diatasi. Kronologinya, hujan deras dari pukul 11.30 sampai jam 12.30 WIB mengakibatkan aliran parit Cimenyan tersumbat oleh rumput limbah kebun masyarakat yang dibuang ke parit. Tadi kita telah berupaya membersihkan gorong-gorong itu bersama masyarakat dan aparat desa, dibantu TNI Polri, BPBD, PUPR, BPLHD Pol PP, Kelurahan,” kata Agus. (muh)