Komplotan Rampok Bawa Senpi Satroni Minimarket, Sekap Pegawai, Puluhan Juta Rupiah Diembat

oleh -16 views
Kapolsek Ciwaringin AKP Acep Anda (kanan) sedang meminta keterangan dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. FOTO:IST/RADAR CIREBON
Kapolsek Ciwaringin AKP Acep Anda (kanan) sedang meminta keterangan dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. FOTO:IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau rampok beraksi di minimarket Jalan Raya Ciwaringin, di Desa/Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Minggu (20/1), sekitar pukul 06.20 WIB.

Dengan menggunakan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam), pelaku berjumlah tiga orang  menyekap pegawai minimarket. Pelaku mengambil uang puluhan juta rupiah yang berada dalam brangkas minimarket.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon di lokasi kejadian, aksi komplotan curas ini menggunakan mobil Avanza warna ungu. Mereka memarkirkan mobilnya di depan minimarket untuk memantau lokasi. Setelah dianggap aman dan tidak ada konsumen, tiga pelaku yang memakai sweater dengan tutup kepala (hoody) dan masker, masuk ke minimarket tersebut.

“Di sini buka 24 jam. Pelaku sudah mantau ke sini dari pukul 06.00 dengan memarkirkan mobilnya di depan. Namanya juga pinggir jalan, nggak ada yang curiga,” ujar salah satu pegawai minimarket yang tidak mau namanya dipublikasi.

Saat masuk, salah satu pelaku langsung menodongkan senpi kepada salah satu karyawan bernama Riyan, yang waktu itu sedang berdiri di kasir. Dua pelaku yang membawa sajam jenis samurai menyuruh Riyan untuk membuka brangkas yang berisikan uang sebesar Rp30 juta. Karena takut, Riyan kemudian mengambil uang dalam brankas.

Tidak puas mengambil uang dalam brangkas, pelaku menendang serta mengikat Riyan dan dua karyawan minimarket lainnya yang jaga di blakang, dengan menggunakan kabel tis atau ripet kecil warna putih.

Sebelum kabur, pelaku juga  mengambil uang yang ada di kasir dan mengambil HP Vivo tipe Y35 warna gold dan IMEI. Sayang, kamera CCTV  tidak berfungsi karena DVR-nya rusak total. Sehingga aksi para komplotan pelaku tidak sampai terekam CCTV dengan jelas. “Mereka lari menuju ke arah Kota Cirebon. Ada barang milik pelaku yang ketinggalan di sini berupa pisau,” ucap salahs atu pegawai minimarket.

Akibat dari kejadian itu, pihak minimarket mengalami kerugian uang di dalam brangkas sebesar Rp30.539.000, dan uang yang ada di kasir, kurang lebih Rp2.765.400. Usai kejadian tersebut, pihak minimarket langsung mendatangi Mapolsek Ciwaringin untuk melapor.

Menerima laporan itu, Kapolsek Ciwaringin AKP Acep Anda langsung terjun ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti dan melakukan olah TKP. Untuk mendalami kasus itu, Acep juga memeriksa saksi yang ada di lokasi saat kejadian tersebut. “Benar, masih kita dalami dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari saksi,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, Acep mengaku pihaknya sampai saat ini terus melakukan penelusuran terhadap para pelaku sampai ke luar Cirebon. Bahkan, Unit Reskrim Polsek Ciwaringin semuanya dikerahkan untuk melakukan penelusuran dengan barang bukti dan keterangan yang ada.  “Namanya usaha, wajib. Kemana saja saya cari sampai ada titik terang. Semua juga saya kerahkan, selebihnya kehendak Allah SWT,” ucapnya. (cep)