Jelang Pemilu, Bawaslu Jabar Rekrut 138.000 Pengawas TPS

oleh -10 views
Komisi-II-DPR-RI-Kunjungi-KPUIndramayu
PEMILU: Anggota Komisi II DPR RI berkunjung ke KPU Indramayu untuk mengecek persiapan dan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019, Jum’at (18/1). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Bawaslu Jawa Barat akan merekrut pengawas TPS sebanyak sebanyak 138.000 se-Jawa Barat. Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Jawa Barat, Wasikin, saat mendampingi Komisi II DPR RI melakukan kunjungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu, Jumat (18/1).

Wasikin mengatakan, Bawaslu akan bekerja maksimal untuk mengawasi jalannya pelaksanaan pemilu di setiap tahapan. Salah satu bentuk komitmen Bawaslu, akan merekrut pengawas TPS sebanyak 138.000 se-Jawa Barat. “Untuk satu TPS akan ada satu pengawas yang kami tempatkan,” kata Wasikin.

Seperti diketahui, jajaran Komisi II DPR RI melakukan kunjungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu, Jumat (18/1). Kunjungan itu dilakukan untuk mengecek secara langsung persiapan dan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019 di daerah-daerah.

Pimpinan Komisi II DPR RI, Herman Khaeron mengatakan, Pemilu 2019 ini merupakan pemilu serentak. Rakyat bukan hanya memilih calon presiden dan wakil presiden. Namun mereka juga memilih calon anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

“Jadi pemilu 2019 ini memang kompleks, dan rakyat akan diberikan lima surat suara di TPS nanti. Tentunya harus dilakukan sosialisasi dan pemahaman yang ekstra, agar mereka tidak bingung untuk menggunakan hak pilihnya,” kata Hero, sapaan Herman Khaeron.

Hero juga berharap kepada KPU selaku penyelenggara pemilu agar bisa melaksanakan tugasnya sesuai jadwal proses dan tahapan. Karena jumlah tempat pemungutan suara (TPS) besar sehingga membutuhkan waktu banyak.

“Dibutuhkan strategi khusus dari KPU, agar bisa tepat waktu. Masalahnya kalau penghitungan suara melebihi batas waktu yang telah ditentukan, hasilnya menjadi tidak legitimate,” tandas Hero. (oet)