Proyek DAK Jl Evakuasi Tersisa 100 Meter

oleh -65 views
Cor semen di depan RS Medimas masih basah dan tidak tertutup dengan baik, Minggu (27/1). FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR CIREBON
Cor semen di depan RS Medimas masih basah dan tidak tertutup dengan baik, Minggu (27/1). FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR CIREBON

CIREBON-Proyek peningkatan jalan dan trotoar di lima ruas jalan hampir selesai. Proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp39 miliar itu, menyisakan pekerjaan di Jl Evakuasi dan Jl Pangeran Drajat yang ditargetkan rampung di akhir bulan ini.

Menurut keterangan kontraktor dalam hearing dengan Komisi II DPRD, pekerjaan tinggal 5 persen dan ditargetkan akhir Januari ini kelar. Kontraktor juga menjanjikan untuk penggantian material yang tidak sesuai spesifikasi.

Pantauan Radar Cirebon, pekerjaan menyisakan sekitar 100 meter, baik disisi kanan maupun kiri jalan. Mulai dari depan RS Medimas sampai jembatan kecil dekat MMR Motor. Minggu (27/1), belum terlihat seorang pekerja pun sampai sore hari. Padahal konsultan pengawas merekomendasikan kepada kontraktor, untuk menyelesaikan sesuai target akhir bulan ini dibutuhkan 25 pekerja.

Pekerjaan yang belum selesai diantaranya, pada sisi kiri jalan seberang RS Medimas arah ke Kalitanjung terdapat tutup culvert box yang belum dirapihkan dan dipasang keramik trotoar. Ada juga cor semen yang terlihat masih basah, dihalangi dengan kayu dan batu seadanya. Sepanjang kiri jalan sampai jembatan, tinggal perapihan dan pemasangan keramik trotoar diatas drainase.

Beralih ke sisi kanan jalan, tepat di TPSS Evakuasi belum jelas apakah akan dipasang trotoar, sama sekali belum dilakukan perapihanan . Di depan Komplek Cimanuk terdapat galian drainase yang masih terbuka. Gundukan pasir dan tanah menutupi sebagian jalan akses masuk ke komplek tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Agung Supirno mengharapkan, dengan sisa waktu beberapa hari lagi, pekerjaan bisa selesai. Sesuai janji kontraktor kepada pihaknya. “Tidak ada lagi alasan terkait kendala, kita minta konsisten saja. Hari ini kita akan tinjau langsung ke lokasi,” tandasnya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Hanry David mengatakan pekerjaan terus berjalan. Terutama di ruas jalan yang diberikan tambahan waktu melalui addendum kontrak, yakni Jalan  Pangeran Drajat dan Evakuasi. “Untuk progresnya 95 persen,” ucap dia, dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Ir Yudi Wahono DESS mengaku telah memerintahkan Bidang Bina Marga untuk terus melakukan pengawasan lapangan. Serta memastikan proyek tuntas sesuai dengan waktu yang ditentukan. Yang tidak kalan penting sesuai dengan spesifikasi. “Saya sudah minta untuk terus diawasi setiap hari,” ucap dia. (gus)