Netizen Soroti Maraknya Curanmor, Begini Tanggapan Polisi

oleh -6 views
Netizen terang-terangan menyinggung kinerja polisi terkait maraknya curanmor. Seperti yang diposting di media sosial facebook, pada 10 Februari 2019 sekitar pukul 12.40 WIB. FOTO:CAPTURE/RADAR CIREBON
Netizen terang-terangan menyinggung kinerja polisi terkait maraknya curanmor. Seperti yang diposting di media sosial facebook, pada 10 Februari 2019 sekitar pukul 12.40 WIB. FOTO:CAPTURE/RADAR CIREBON

CIREBON–Meski curanmor tambah marak di wilayah Desa Tegalgubung Lor dan Tegalgubug Kidul, namun belum ada satu pun pelakunya yang tertangkap polisi. Para penjahat sepertinya “merdeka” dalam setiap menjalan aksinya. Mulus-mulus saja.

Bahkan, beberapa netizen terang-terangan menyinggung kinerja polisi. Seperti yang diposting di media sosial facebook, pada 10 Februari 2019 sekitar pukul 12.40 WIB. Dia  memposting video dari CCTV aksi curanmor dengan caption “Maling motor. Ng krudung Afafa. Polisi seakan tutup mata dengan maraknya curanmor di Tegalgubug”. Postingannya langsung viral dengan 157 kali dibagiakan oleh netizen.

Kapolsek Arjawinangun AKP Sukhemi saat dikonfirmasi Radar Cirebon mengatakan, bukan berarti pihaknya tidak bekerja. Sejauh ini polisi sudah melakukan patroli rutin yang dilaksanakan semua unitnya. “Tadi siang saja (kemarin, red) kita melakukan patroli dengan Banser dan melakukan imbaun kepada masyarakat. Tapi, di sini banyak yang tidak melaporkan. Terakhir saya cek baru 2 yang melaporkan kehilangan motor kepada kami,” ucap mantan Kapolsekta Cirebon Utbar ini.

Sementara itu data yang diperoleh Radar Cirebon, belum ada pelaku curanmor di Zona Barat yang tertangkap pada tahun 2019 ini. “Dari Januari tahun 2019, terdapat dua tahanan kasus curanmor di Polres Cirebon, tapi dari wilayah Timur. Tepatnya Kecamatan Gebang. Sedangkan curat ada 2 dari Polsek Gebang dan Polsek Ciwaringin. Sedangkan curas tidak ada,” kata Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Cirebon Kabupaten Ipda Kuswandi. (cep)