Tarik Wisatawan Malaysia ke Ciayumajakuning

oleh -12 views
PROMO: Clandys Baby and Beauty menghadirkan promo beli dua gratis satu untuk produk fashion anak. FOTO: SRI WAHYU NINGSIH/RADAR CIREBON

CIREBON-Mengawali 2019, Tourism Malaysia mengadakan promosi Malaysia-Indonesia Tourism Gathering. Tahun ini, Tasikmalaya dan Cirebon dipilih sebagai destinasi pertama.

Sebelumnya, pada 2018 telah diadakan di Jakarta, Bogor, Yogyakarta dan Semarang. Kegiatan tersebut mempertemukan agen-agen wisata dari Malaysia dan Indonesia, khususnya di wilayah III Cirebon dalam acara Table Top B2B di Hotel Santika, pada Kamis, 21 Februari 2019.

Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Roslan Othman menjelaskan, Malaysia-Indonesia Tourism Gathering adalah program networking dan business-to-business yang mempertemukan antara pelaku industri wisata (agent product owner) Malaysia dan Indonesia.

Pemerintah daerah bersama Dinas Pariwisata dan ASITA di Cirebon juga melihat program Malaysia-Indonesia Tourism Gathering sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk wisata di wilayah III Cirebon kepada agen-agen Malaysia.

”Delegasi dari Malaysia dibawa dalam fam trip untuk melihat produk-produk wisata unggulan di wilayah III Cirebon. Melalui fam trip, harapannya akan banyak paket-paket wisata ke Cirebon yang dapat dijual di Malaysia,” ungkapnya.

Roslan juga menyampaikan, program Tourism Gathering sedikit banyak berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan kedua negara. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 3,25 juta wisatawan Indonesia datang ke Malaysia.

Angka tersebut meningkat 16,5 persen dan 2,5 juta wisatawan Malaysia datang ke Indonesia atau meningkat 17,9 persen dari tahun sebelumnya. Hal inilah yang membuat Tourism Malaysia yakin untuk kembali mengadakan Malaysia-Indonesia Tourism Gathering.

Cirebon dipilih karena memiliki potensi yang besar terhadap industri pariwisata kedua negara. Dengan jarak yang tidak jauh dari Bandung sebagai gerbang keluar dan masuk ke Malaysia saat ini, dan dibukanya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka akan menambah besar peluang wisata.

Apalagi, beberapa Airlines rencananya akan membuka penerbangan langsung ke Malaysia dari BIJB Kertajati.

Melalui program Malaysia-Indonesia Tourism Gathering 2019, Tourism Malaysia akan fokus pada paket wisata halal, umrah stopover dan juga promosi destinasi baru seperti Desaru Coast.

Desaru Coast adalah satu tourism attraction baru di Johor. Terdapat taman wisata air (waterpark) terbesar di Asia, golf course dan hotel-hotel internasional terbaik.

”Saya berharap industri pariwisata kedua negara dapat semakin maju dan akan berdampak pada naiknya angka kunjungan ke Malaysia maupun Indonesia, khususnya wilayah Ciayumajakuning,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Ciayumajakuning, Andri Hermawan merespons positif kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, agen-agen wisata dapat mempromosikan dan menawarkan paket wisata yang ada di Ciayumajakuning.

Wisata yang ditawarkan antara lain, keraton, wisata yang memacu andrenalin di Majelengka, wisata budaya, wisata belanja batik, hingga wisata alam. ”Diharapkan melalui kegiatan ini, juga dapat menarik minat wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke wilayah III Cirebon,” ungkapnya. (swn)