Pilih Pariwisata karena Banyak Menyerap Tenaga Kerja Lokal

oleh -4 views
TURUN DAPIL. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto ST menemui konstituennya di Desa Mundumesigit, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon dalam kegiatan reses I tahun 2019, kemarin. FOTO: MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON
TURUN DAPIL. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto ST menemui konstituennya di Desa Mundumesigit, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon dalam kegiatan reses I tahun 2019, kemarin. FOTO: MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON

CIREBON–Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto ST memilih mengembangkan kawasan pariwisata di Kabupaten Cirebon ketimbang industri. Sebab, banyak keuntungan yang didapat oleh masyarakat lokal.

“Kawasan industri hanya menyerap 20 persen tenaga lokal, 70 persennya pasti tenaga dari luar Cirebon. Sedangkan pariwisata, justru akan membuka lapangan kerja dan peluang bisnis bagi masyarakat lokal,” katanya di hadapan warga Desa Mundu Mesigit, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, saat melaksakan reses I tahun 2019, Selasa (26/2).

Selain mampu menyerap tenaga lokal, Kabupaten Cirebon mempunya potensi yang cukup bagus. Seperti pantai, lautan, daratan luas, dan pegunungan. “Itu dari sisi alamnya saja. Belum sisi budaya dan ekonomi kreatifnya yang begitu unik dan khas,” imbuhnya.

Dengan melihat potensi tersebut, pemerintah daerah seharusnya segera membuat perencanaan yang baik dan mengikuti tata aturan yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.

“Cirebon akan berkembang pariwisata kalau kebijakan daerahnya ikut perundangan-undangan yang dibuat oleh Provinsi Jabar. Kalau lebih memilih industrialisasi, maka yang diuntungkan adalah warga luar,” terangnya.

Apalagi, pihaknya sudah mendorong kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menaruh perhatian lebih kepada pariwisata Cirebon. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran bus wisata Citros yang baru diresmikan pada akhir pekan lalu.

“Ini kendaraan bus terbuka khusus untuk wisata, walaupun ini hanya sebagai rangsangan saja,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat ini.

Kemudian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, juga sudah membangun infrastruktur transportasi sebagai daya dukung aksesabilitas warga untuk berkoneksi dengan warga lainnya di Jawa Barat. “Wisata butuh jalur tranportasi. Apalagi bisnis! Makanya, kita fokus pada pembangunan infrastruktur,” ujar mantan Ketua KNPI Kabupaten Cirebon ini.

Selama dirinya menjadi anggota dewan di parlemen Provinsi Jawa Barat, beberapa kali mengajukan bantuan pembangunan jalan lingkungan, khususnya  di Kecamatan Mundu.

Dia beralasan, jika infrastruktur di desa itu baik, maka kegiatan usaha ekonomi pun akan bergairah. Ini akan berdampak pada efisiensi usaha. Semakin jalan bagus, waktu tempuhnya akan lebih cepat.

“Tahun ini, desa-desa di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, akan dibangun jalan lingkungan,” tegasnya, disambut riuh tepuk tangan warga.

Perlu diketahui, reses adalah bagian dari kerja anggota dewan untuk melihat, mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Khususnya di daerah pemilihan tiap-tiap anggota dewan.

“Reses adalah media konsolidasi perencanaan pembangunan antara masyarakat dengan wakilnya. Kami pun agar lebih sensitif lagi dengan kondisi real di masyarakat. Sehingga, kita mampu membuat formula kebijakan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat nantinya,” pungkas dia. (jun)