Debit Cisanggarung Naik, Warga Waswas Kebanjiran

oleh -11 views
Debit Sungai Cisanggarung terpantau cukup tinggi, dua hari terakhir. Bahkan, air sampai masuk ke pemukiman lewat klep saluran pembuangan. FOTO:ANDRI WIGUNA / RADAR CIREBON
Debit Sungai Cisanggarung terpantau cukup tinggi, dua hari terakhir. Bahkan, air sampai masuk ke pemukiman lewat klep saluran pembuangan. FOTO:ANDRI WIGUNA / RADAR CIREBON

CIREBON-Dua hari terakhir, debit Sungai Cisanggarung naik drastis. Meskipun tidak sampai melimpas namun air dari sungai yang berada di perbatasan Jabar-Jateng tersebut sempat masuk ke pemukiman melalui klep saluran pembuangan yang tidak tertutup rapat.

Seperti yang terjadi di Desa Babakan Losari Lor, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Minggu (3/3)kemarin. hujan yang turun deras sejak Sabtu (2/3)malam membuat air menggenangi jalan dan pemukiman. Kondisi itu diperparah dengan air yang masuk dari Sungai Cisanggarung yang saat itu debitnya sedang tinggi.

Perangkat Desa Babakan Losari Lor, Bambang saat ditemui Radar membenarkan, jika air sempat menggenangi ruas jalan raya dan sejumlah pemukiman di Desa Babakan Losari Lor. Namun, air akhirnya kembali surut sekitar pukul 09.00 WIB.

“Mulai dini hari air masuk, tidak sampai tinggi sempat menggenangi jalan raya. Kalau yang masuk ke rumah paling semata kaki. Kalau di jalanan kampung bisa sampai sebetis dan selutut. Airnya masuk dari klep Sungai Cisanggarung,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah rumah terdampak dalam kejadian tersebut sekitar 20 rumah. Namun, kondisi tersebut tidak sampai membuat warga mengungsi karena sebelumnya, banjir kerap terjadi di Desa Babakan Losari Lor yang wilayah bersebelahan langsung dengan Sungai Cisanggarung.

“Ini masih kecil, disini biasanya tinggi banjirnya. Bahkan yang lapangan sepak bola itu jika banjir besar tiangnya sampai gak kelihatan, kalau tahun lalu karena limpas, tahun ini tidak sampai limpas hanya air masuk melalui klep sungai saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Babakan, Losari Lor Didi Sutardi menuturkan, sejak normalisasi tanggul yang dilakukan tahun 2018 lalu, warga Desa Babakan Losari Lor kini bisa sedikit tenang karena lebih aman dan siap menghadapi bencana. “Alhamdulillah, sejak ditinggikan tanggulnya rada tenang, tidak kaya tahun lalu. Tapi kalau lihat debit Cisanggarung ya tetap khawatir juga, dua hari terkahir debitnya cukup tinggi,” ungkapnya.

Terpisah, aktivis lingkungan Cirebon Timur Dedy Majmoe menatakan, banjir sempat terjadi dibeberapa titik sejak Minggu (3/3), dari mulai Desa Tersana, Siliasih Kecamatan Pabedilan dan Desa Babakan Losari Lor.  “Debit Cisanggarug sedang naik, dua hari ini cukup tingga tinggi muka airnya, warga yang ada di hilir sungai harus waspada,” pungkasnya. (dri)