Operasional Bus Trans Cirebon Tinggal Tunggu Perubahan BASTO

oleh -8 views
Lima Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon terparkir di Kantor Dinas Perhubungan. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Lima Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon terparkir di Kantor Dinas Perhubungan. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Apa kabar Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon? Sampai saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon belum mengoperasikannya. Padahal keberadaannya sangat dibutuhkan, masyarakat sebagai sarana transportasi masal.

Rupanya, penghalang operasional bus ini masih sama. Yakni, Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) yang belum diubah. Kepala Dishub, Atang Hasan Dahlan mengatakan, beberapa hari yang lalu dirinya menghadiri rapat koordinasi teknis dengan Kementerian Perhubungan untuk meminta arahan pengoperasian BRT.

Pasalnya, dalam BASTO jumlah armada yang harusnya diterima Kota Cirebon adalah 10 unit. Sedangkan kenyataannya yang diterima dishub hanya separuhnya. “Kita tidak mungkin tanda tangan BASTO jumlahnya 10, padahal yang kita terima cuma 5,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Pihaknya telah mengajukan surat perubahan jumlah BRT yang ada dalam BASTO. Kemenhub sudah faham dan mengerti terkait jumlah BRT yang diterima Kota Cirebon. Tinggal menunggu surat perubahannya saja. “Setelah keluar surat perubahan, langsung kita operasionalkan. Anggaran sudah ada, rute, pengelolaan dan lainnya sudah ada di walikota,” ungkapnya.

Atang menjamin, BRT yang terparkir di halaman dishub dalam kondisi siap jalan. Ada petugas yang tiap hari memelihara BRT dengan memanaskan mesin, memeriksa alat dan fungsi. Sehingga tidak ada kendala maupun kerusakan. “Ya sementara ini hanya dibawa keliling sekitaran Bima saja, kadang membawa rombongan anak TK yang ingin merasakan naik BRT,” pungkasnya. (gus)